Jumat, 25 Mei 2018

PERSAMAAN-PERSAMAAN

PERSAMAAN KEMATIAN:

Mati karena usia tua atau karena penyakit atau karena ditabrak mobil atau karena tsunami atau karena tanah longsor atau karena dibunuh perampok atau karena dibunuh pacar atau karena bom teroris, itu semua hanya dibedakan oleh ceritanya sedangkan hakekatnya sama saja, yaitu: mati.

Dan setiap kematian bisa terjadi atas seijin TUHAN. Tanpa ijin TUHAN tak mungkin orang itu mati sekalipun dilukai lebih berat, yang menurut ilmu kedokteran harusnya mati. Tapi jika seijin TUHAN, maka luka sekecil apapun bisa mati sekalipun menurut ilmu kedokteran itu termasuk aneh.

Apakah kematian itu takdir TUHAN? Benar! Alkitab menerangkan tentang umur nabi Musa yang 120 tahun yang masih sehat, nabi Yunus yang dibuang ke laut yang atas ketentuan TUHAN ditelan ikan dan bertahan hidup 3 hari di dalam perut ikan, raja Hizkia yang menerima perpanjangan usia 15 tahun, dan beberapa orang yang sudah mati dibangkitkan kembali.

Yoh. 7:30Mereka berusaha menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang menyentuh Dia, sebab saat-Nya belum tiba.

Yoh. 8:20Kata-kata itu dikatakan Yesus dekat perbendaharaan, waktu Ia mengajar di dalam Bait Allah. Dan tidak seorangpun yang menangkap Dia, karena saat-Nya belum tiba.

Yoh. 13:1Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya.

Jika kematian takdir TUHAN, apakah pembunuhnya tidak berdosa?

Jika sebuah roti beracun diletakkan di tengah jalan lalu ada orang yang memungut dan memakannya, lalu orang itu mati, siapakah yang hendak dipersalahkan? Jelas itu kesalahan orang itu sendiri. Demikian halnya dengan orang yang takdir kematiannya sudah ditetapkan tanggal dan jamnya, dia itu seumpama roti yang diletakkan ALLAH di tengah jalan, maka siapa saja yang mau membunuhnya dipersilahkan, tapi resikonya ditanggung sendiri. Itulah sebabnya sering kali oleh alasan yang sangat ringanpun seseorang bisa terbunuh, sebab pembunuhnya berada di medan magnet yang sangat kuat, yaitu orang yang hari kematiannya sudah ditentukan.

1Raja-raja 22:20

Dan TUHAN berfirman: Siapakah yang akan membujuk Ahab untuk maju berperang, supaya ia tewas di Ramot-Gilead? Maka yang seorang berkata begini, yang lain berkata begitu.
22:21Kemudian tampillah suatu roh, lalu berdiri di hadapan TUHAN. Ia berkata: Aku ini akan membujuknya. TUHAN bertanya kepadanya: Dengan apa?
22:22Jawabnya: Aku akan keluar dan menjadi roh dusta dalam mulut semua nabinya. Ia berfirman: Biarlah engkau membujuknya, dan engkau akan berhasil pula. Keluarlah dan perbuatlah demikian!
22:23Karena itu, sesungguhnya TUHAN telah menaruh roh dusta ke dalam mulut semua nabimu ini, sebab TUHAN telah menetapkan untuk menimpakan malapetaka kepadamu."

Itu contohnya. TUHAN menetapkan raja Ahab supaya mati di Ramot Gilead. Tapi siapa yang mau melakukannya? Rupanya roh pendusta yang bersedia melakukannya. Dia merasuki seluruh nabinya raja Ahab dan mengeluarkan kebohongan untuk membuat raja Ahab mau maju berperang.

Apakah takdir bisa dimintakan perubahan? Bisa! Contohnya raja Hizkia yang merengek minta ditambahkan umurnya, maka TUHAN menambahkan 15 tahun kepadanya;

2Raja-raja 20:4

Tetapi Yesaya belum lagi keluar dari pelataran tengah, tiba-tiba datanglah firman TUHAN kepadanya:
20:5"Baliklah dan katakanlah kepada Hizkia, raja umat-Ku: Beginilah firman TUHAN, Allah Daud, bapa leluhurmu: Telah Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu; sesungguhnya Aku akan menyembuhkan engkau; pada hari yang ketiga engkau akan pergi ke rumah TUHAN.
20:6Aku akan memperpanjang hidupmu lima belas tahun lagi dan Aku akan melepaskan engkau dan kota ini dari tangan raja Asyur; Aku akan memagari kota ini oleh karena Aku dan oleh karena Daud, hamba-Ku."

PERSAMAAN KESEDIHAN;

Antara kesedihan orang yang ditinggal mati, dengan kesedihan orang yang patah hati, dengan kesedihan orang yang suami atau istrinya ditangkap polisi, dengan kesedihan orangtua yang anaknya durhaka, dengan kesedihan orang yang kaki atau tangannya harus diamputasi, dengan kesedihan orang yang divonis dokter menderita penyakit kanker, dengan kesedihan orang yang rumahnya habis terbakar, dengan kesedihan orang yang rumahnya digusur, dengan kesedihan maling yang ditangkap polisi, dengan kesedihan orang yang hidupnya serba kekurangan, semuanya hanya dibedakan oleh ceritanya sedangkan tingkat kesedihannya sama saja.

Tingkat kesedihan masing-masing orang berbeda-beda, dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti: tingkat ketabahan, tingkat pengetahuan, tingkat hubungan, dan lain-lainnya. Sama seperti beban sekilo bagi saya enteng tapi bagi anak kecil itu berat sekali. Sama seperti uang Rp. 10.000,- bagi si miskin besar sekali tapi bagi orang kaya kecil sekali.

Itu sebabnya ketika seorang anak mati, si bapak belum tentu menangis tapi si ibu pasti menangisinya. Sebab kebanyakan seorang laki-laki lebih kuat menghadapi itu.

Pelajarannya adalah sekalipun peristiwa bom teroris itu mengejutkan tapi itu bukanlah satu-satunya yang paling menyedihkan. Sebab fakir miskin yang setiap hari bergulat dengan keuangan yang serba kekurangan juga sangat sedih hatinya dan membutuhkan perhatian juga.


PERSAMAAN KESAKITAN;

Orang yang terluka oleh bom memang kesakitan. Tapi disaat yang sama orang-orang yang terkapar kecelakaan di jalan serta maling-maling yang dihajar massa juga sama-sama kesakitannya. Pertanyaannya: apakah di negara hukum ini penyelesaian maling-maling seperti itu? Jadi, pemerintah mempunyai banyak PR selain dari pencegahan teroris juga jangan mengabaikan pencegahan masyarakat main hakim sendiri.


PERSAMAAN KEIDIOTAN;

Mempunyai anak idiot memang menyedihkan. Tapi bisa jadi itu masih lebih baik daripada mempunyai anak yang durhaka. Polisi takkan menangkap anak idiot, tapi anak yang memperkosa, yang mabuk-mabukan, yang suka bikin keributan, yang menghisap narkoba, yang suka mencuri, yang membunuh, yang menipu, yang korupsi, dan lain-lainnya pasti diincar polisi.

Anak idiot tak mungkin melakukan dosa dan kejahatan yang justru hanya bisa dilakukan oleh anak yang normal. Jadi, mempunyai anak idiot bukanlah hal yang terlalu menyedihkan.


PERSAMAAN KEBUTAAN;

Orang yang buta matanya tak mungkin mengendarai motor dan menyebabkan kecelakaan. Juga tak mungkin menjadi maling atau merampok sebagaimana orang yang tidak buta. Tak mungkin diterima bekerja di kantor. Karena itu orang yang buta matanya lebih aman dari incaran KPK.

Orang yang buta KETUHANAN, tidak bisa membedakan antara TUHAN yang benar dengan tuhan yang palsu, buta kerohanian, tidak bisa membedakan antara kesalahan dengan kebenaran, bukankah orang-orang itu lebih membahayakan nasib akheratnya daripada orang yang buta mata jasmaninya? Karena itu orang-orang yang tidak buta matanyalah yang justru memerlukan perhatian yang lebih. Orang-orang yang tidak buta lebih mencemaskan keadaannya daripada orang-orang yang buta.


PERSAMAAN KETULIAN;

Bagaimana dengan orang-orang yang tuli rohaninya? Tidak mau mendengar penderitaan sesamanya, tidak mau mendengar panggilan dan perintah TUHAN untuk memberitakan Injil, tidak mau mendengarkan nasehat-nasehat yang baik dan benar? Manakah yang lebih tuli dari yang tuli?


PERSAMAAN KEBISUAN;

Bagaimana dengan orang-orang yang bisu rohaninya? Tidak mau membicarakan keadilan, tidak mau memberikan nasehat, tidak mau menceritakan kemuliaan TUHAN, tidak mau memberitakan Injil, dan lain-lainnya? Tidakkah ini lebih membahayakan dari mereka yang bisu secara fisiknya?


PERSAMAAN KEADAAN:

Anda sakit kanker divonis dokter hidup anda tinggal sebulan. Bukankah sebulan itu = 30 hari? Wouh, itu suatu waktu yang sangat berharga sekali yang harus anda syukuri dengan berjuta-juta syukur kepada TUHAN. Sebab untuk diselamatkan oleh YESHUA ha MASHIA hanya memerlukan waktu beberapa jam saja, seperti pencuri yang disalibkan bersama YESHUA.

Anda mempunyai waktu 30 hari itu jauh lebih baik daripada yang tidak mempunyai waktu seperti saya. Saya sehat tapi saya tak tahu kapan saya akan matinya. Ini sangat membahayakan keselamatan akherat saya, jika saya lengah sehingga mempergunakan waktu yang ada untuk perbuatan dosa. Lihat saja berapa banyak orang yang segar-bugar yang menghancurkan hidupnya dengan narkoba dan berbagai macam kejahatan. Kondisi sakit seperti itu tidak memungkinkan anda untuk melakukan pencurian, pembunuhan, korupsi, dan lain-lainnya, justru mendesak anda untuk semakin mendekatkan diri kepada TUHAN.

Dan anda itu mengungguli ribuan orang yang sehat. Sebab jika setiap hari ada ratusan orang yang mati karena berbagai hal, maka berapa ribu orang yang mati dalam jarak 30 hari itu? Betapa sialnya orang yang mati dadakan karena kecelakaan atau bom teroris, yang tak berkesempatan untuk melakukan pertobatan?!

Kalau sakit kanker bisa membawa keselamatan, rasanya berjuta-juta orang pasti bersedia sakit kanker. Jadi, betapa rugi dan bodohnya jika anda sedih dan tidak mensyukurinya.

Buanglah cara pandang dunia yang salah, kenakan cara pandang rohaniah yang mengandung kebenaran sejati di dalamnya.


PERSAMAAN PERTEMANAN;

Jika musuhmu mengetahui kejahatanmu menghisap narkoba lalu melaporkannya ke polisi sehingga kamu ditangkap dan dipenjarakan, manakah yang lebih baik dari sahabatmu yang membiarkan kamu kecanduan narkoba sehingga semakin hari semakin kecanduan?

Jika kamu berkata kasar pada orang lain, orang itu pasti marah dan pasti memukulmu, membuatmu semakin berhati-hati dalam berkata-kata. Tapi sahabatmu pasti akan terbahak-bahak, tidak akan marah mendengar kata-kata kasarmu sehingga kamu semakin terbiasa berkata-kata kasar. Nah, manakah yang menurutmu lebih baik?

Saya kuatir: sahabatmu itulah musuh sejatimu, sedangkan musuhmu itulah yang sahabat sejatimu. Jadi, ini kembali ke soal cara pandang. Cara pandang duniawi mengatakan sahabat adalah sahabat, musuh adalah musuh. Tapi cara pandang rohaniah mengatakan: oleh sebab pengkhianatan Yudas Iskariot-lah YESHUA disalibkan dan menjadi JURUSELAMAT kita, bukan?! Yang membuat JURUSELAMAT bukanlah Petrus yang baik, tapi Yudas Iskariot yang khianat.

YESHUA ha MASHIA disalibkan oleh sebab kejahatan bangsa Yahudi. Seandainya bangsa Yahudi baik-baik, mungkinkah YESHUA disalibkan?!

Hasil gambar untuk gambar orang sakit kanker

Rabu, 23 Mei 2018

BERAPA BERANI BAYAR HARGA?

Kalau anda berpikir rajin ke gereja, menjadi pendeta, menjadi penginjil, menjadi majelis gereja, menjadi aktifis gereja, menjadi orang Kristen yang baik, menjadi orang Kristen yang suka berbagi itu adalah untuk mendapatkan keselamatan, maka itu jelas kesalahan paham. Sebab keselamatan itu merupakan kasih karunia, bukan merupakan hasil usaha, bukan merupakan perbuatan kita. Keselamatan itu pemberian ELOHIM YAHWEH secara cuma-cuma tanpa menuntut perbuatan kita, tapi menuntut respon positif kita.

Rm. 11:6Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia.

Konsep yang terjadi adalah "Saya menjadi pendeta adalah karena saya telah menerima kebajikan ALLAH", bukannya: "Saya menjadi pendeta adalah supaya saya diselamatkan". Sebab ELOHIM YAHWEH sudah memberikan kasih karunia keselamatan itu sejak Adam dan Hawa terjatuh ke dalam dosa, yang diberikan secara simbolis melalui penyembelihan domba untuk pakaian mereka, diisyaratkan melalui persembahan Habel yang dari anak sulung dombanya, ditegaskan melalui ritual korban-korban yang diperkenalkan nabi Musa, dan ditunaikan oleh penyaliban YESHUA ha MASHIA pada 2.000 tahun yang lalu.

Kejadian 3:21Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.

Kej. 4:4Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,

1Kor. 2:7Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita.

Karena itu inilah yang menjadi kabar baik Injil;

Yohanes 3:16Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

ELOHIM YAHWEH memberikan ANAKNYA untuk dijadikan tumbal dunia, supaya kita yang seharusnya mati karena dosa-dosa kita bisa diselamatkan oleh sebab ANAKNYA mau menanggalkan kedudukanNYA sebagai ANAK ELOHIM YAHWEH, menjadi ANAK MANUSIA yang harus mati karena dosa-dosanya;

Yesaya 53:1

Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?
53:2Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya.
53:3Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.
53:4Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
53:5Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.
53:6Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.

Di padang gurun ketika bangsa Israel berdosa kepada ELOHIM YAHWEH, ELOHIM YAHWEH mengerahkan ular-ular tedung yang memaguti bangsa Israel sehingga banyak yang mati. Tapi kemudian ELOHIM YAHWEH menyuruh nabi Musa membuat patung ular tedung yang diletakkan di atas tiang supaya setiap orang yang melihat patung ular tedung itu sembuh.

Bilangan 21:8

Maka berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Buatlah ular tedung dan taruhlah itu pada sebuah tiang; maka setiap orang yang terpagut, jika ia melihatnya, akan tetap hidup."
21:9Lalu Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang; maka jika seseorang dipagut ular, dan ia memandang kepada ular tembaga itu, tetaplah ia hidup.


Yah, hanya dengan memandang saja bisa sembuh. Tapi memandang yang seperti apakah? Apakah orang yang memandang dengan pikiran mengejek, dengan hati tidak percaya, dengan pikiran sekedar ingin tahu dan iseng-iseng, apakah mereka bisa disembuhkan? "Masak patung bisa menyembuhkan, lebih-lebih hanya dilihati saja?" Jelas tidak mungkin. Tapi orang yang percaya yang menaruh harapan kesembuhan sajalah yang pasti akan disembuhkan.

Yohanes 3:14

Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
3:15supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.

Percayakah anda bahwa Orang yang tergantung di atas salib, yang hidupNYA hanya tinggal sehelaan nafas saja bisa menyelamatkan? Orang-orang Yahudi saja tak ada yang percaya;

Matius 27:40

mereka berkata: "Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri-Mu jikalau Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu!"
27:41Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli-ahli Taurat dan tua-tua mengolok-olokkan Dia dan mereka berkata:
27:42"Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya.
27:43Ia menaruh harapan-Nya pada Allah: baiklah Allah menyelamatkan Dia, jikalau Allah berkenan kepada-Nya! Karena Ia telah berkata: Aku adalah Anak Allah."

Nabi Yesaya telah menuliskan;

Yesaya 53:1

Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?

Siapa yang mau percaya? Sulit sekali orang mempercayai itu. Tapi Firman TUHAN menyatakan bahwa siapa yang mempercayainyalah yang akan diselamatkan.

Yohanes 3:18Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

Jika sebuah mobil Lamborghini di hadapkan di depan anda, sementara harta anda adalah sebuah rumah senilai Rp. 100 juta serta uang tunai sebesar Rp. 100 juta, sehingga total Rp. 200 juta, maka seberapakah anda hendak menghargai mobil itu? Jika seorang Bill Gates yang kekayaannya 92,7 milyar USD ditawari sebuah rumah di Taman Eden dan pertambahan usia 100 tahun kira-kira maukah dia menukarkan hartanya itu?

Yang jelas ribuan TKI rela meninggalkan kampung halaman dan sanak keluarganya untuk bekerja di Malaysia hanya demi 1.500 Ringgit saja. Nah, bagaimana jika YESHUA ha MASHIA menawarkan hidup selama-lamanya di kota Yerusalem yang baru yang diturunkan dari sorga?

BAGI SAYA?

Mungkinkah saya masih tertarik dengan hartanya Bill Gates yang 92,7 USD itu? Mungkinkah saya masih tertarik dengan jabatan presiden direktur? Mungkinkah saya masih memberati Meghan Markle untuk saya jadikan permaisuri saya? Mungkinkah saya masih tertarik dengan mobil Lamborghini? Mungkinkah saya masih tertarik dengan istana presiden? Tentu saja semua itu tak lagi berarti. Justru saya mau melakukan apa saja, maksimal yang bisa saya lakukan, yaitu totalitas diri untuk menjadi hamba TUHAN. Mengapa saya katakan maksimal kemampuan saya? Sebab hidup kekal di Yerusalem baru itu tidak diberi harga oleh TUHAN. Diberikan secara cuma-cuma tanpa menuntut perbuatan apapun. Seandainya diberikan syarat-syarat tertentu pasti saya belum tentu bisa melakukannya. Nah, karena diberikan secara cuma-cuma itulah, maka saya membayarnya semaksimal yang saya bisa. 100% diri ini saya bayarkan untuk itu. Tak ada yang saya tahan, tak ada yang saya simpan atau sembunyikan dari hadapan TUHAN.

Hasil gambar untuk gambar lamborghini

1Kor. 13:3Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

Mat. 22:37Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Senin, 21 Mei 2018

EMPAT KASIH KARUNIA BESAR

Saya menikmati 4 kasih karunia yang sangat besar dari ELOHIM YAHWEH;

1. MENGENAL ELOHIM YANG SEJATI:

Yohanes 17:3Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

Saya bersyukur bahwa saya dikaruniai untuk mengenal YAHWEH sebagai satu-satunya ELOHIM yang benar dan mengenal YESHUA ha MASHIA selaku Utusan YAHWEH, bukan sebagaimana 95% orang Kristen mengenal Yesus adalah Allah, dan Allah itu trinitas. Dan Alkitab, bukan kata pendeta, memberikan garansi keselamatan oleh pengenalan ELOHIM yang benar, ELOHIM yang sejati.

Kalau pendeta katakan dibaptis saja bisa diselamatkan, tapi Alkitab menyatakan bahwa itu belum cukup! Saya bersyukur bahwa saya berani berpegang pada perkataan Alkitab dan tidak bisa digoyang oleh perkataan menyesatkan para pendeta.

Saya bersyukur bahwa ketika saya melontarkan nama YAHWEH dan YESHUA ha MASHIA, 95% orang Kristen mencibirkan bibir dan menghina nama itu. Ini menyatakan bahwa ada 2 kubu yang saling bertentangan tentang nama itu. Ada yang pro YAHWEH dan ada yang pro "Allah". Pasti ada salah satu pihak yang salah, tidak mungkin semuanya salah atau semuanya benar.

Apakah "YAHWEH" itu Alkitabiah? Apakah "YAHWEH" ada di Alkitab? Ternyata tidak ada satupun kalimat YAHWEH ataupun YHWH terdapat di dalam Alkitab. Yang berceceran adalah "ALLAH" dan "TUHAN". Karena itu "ALLAH" dan "TUHAN"-lah yang Alkitabiah! YHWH atau YAHWEH itu tidak Alkitabiah! Okey, saya ijinkan para suporter "ALLAH" dan "TUHAN" untuk bertepuk tangan menyambut kemenangannya!

Hasil gambar untuk gambar orang bertepuk tangan

Tapi, tunggu dulu! Ada klarifikasi dari Lembaga Alkitab Indonesia(LAI), bahwa LAI sebagai lembaga penerjemahan Alkitab berbahasa Indonesia mengakui bahwa mereka telah menggantikan kata-kata: "YHWH" atau YAHWEH dengan kata-kata: "ALLAH" dan "TUHAN":

Lihat di sini: http://www.sarapanpagi.org/akar-kata-allah-sebuah-klarifikasi-lai-vt11.html

Ternyata di kitab TANAKH Yahudi ada YHWH atau YAHWEH itu. Tapi karena ketika mendapati tulisan YHWH itu orang-orang Yahudi membacanya: "Adonai" yang artinya: TUHAN atau ALLAH, maka LAI menggantikan YHWH itu dengan ALLAH dan TUHAN.

Tanggapan saya:



ALLAH
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2017/05/allah.html



TUHAN
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2017/05/tuhan.html

Jadi, pihak yang mengubah YHWH menjadi TUHAN, yaitu LAI sudah mengakui bahwa merekalah yang telah meniadakan nama YHWH dari Alkitab dan menggantikannya dengan: ALLAH dan TUHAN. Dan pengubahan ini YAHWEH ijinkan supaya namaNYA yang Agung tersembunyi dari orang-orang yang tidak layak mengenal nama itu;

Why. 14:1Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.

Why. 3:12Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru.

95% orang-orang Kristen hanya mengenal: ALLAH dan TUHAN, yang adalah sebutan atau status atau gelarnya saja, bukan nama. Tapi YHWH atau YAHWEH adalah nama, bukan gelar. Sedangkan YESHUA ha MASHIA adalah nama Yesus Kristus yang baru saya ketahui dari internet. Dan saya tidak pernah berpikir akan tinggal di sorga sebagaimana yang dibayangkan oleh 95% orang-orang Kristen itu, melainkan akan tinggal di kota Yerusalem yang baru.

DIUJI PADA PILIHAN YESHUA ATAU YESUS
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2016/04/diuji-pada-pilihan-yeshua-atau-yesus.html


2. MENGENAL KEBENARAN YANG SEJATI;

Saya bersyukur bahwa saya berkesempatan untuk menemukan kebenaran yang sejati yang berasal dari Alkitab, bukan sebagaimana 95% orang-orang Kristen yang mendapatkan "kebenaran" palsu yang bersumber dari para pendeta, si gembala upahan(Yohanes 10). Semua model peribadatan gereja-gereja yang ada di atas muka bumi ini telah saya gugurkan dengan bukti Alkitab;

Yes. 8:20"Carilah pengajaran dan kesaksian!" Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar.

Pelajarilah ini:

AJARAN IBADAH HARI MINGGU

GAMBAR YESUS DAN BAPTIS PERCIK

VI. BERDOA DENGAN LIPAT TANGAN
VII. SEKALI SELAMAT SETERUSNYA SELAMAT
VIII. TIDAK MEMERLUKAN USAHA APA-APA
IX. ROTI DAN ANGGUR PERJAMUAN SUCI
ASAL MULA BERDOA DENGAN LIPAT TANGAN

BAHASA ROH
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2016/02/v-bahasa-roh.html

LARANGAN MEROKOK
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2016/02/xi-larangan-merokok.html

BERKAT KEKAYAAN

APA BEDA GEMBALA DENGAN PENDETA? – 1
 
APA BEDA GEMBALA DENGAN PENDETA? – 2
 
APA BEDA GEMBALA DENGAN PENDETA? – 3

MENGAPA SAYA TAKUT KAYA?
 
MENGAPA SAYA TAKUT KAWIN?
 
MENGAPA SAYA LEBIH SUKA MENDERITA?
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2017/05/mengapa-saya-lebih-suka-menderita.html

GAMBAR PERCINTAAN
HATI

LITURKI IBADAH
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2016/02/xv-liturki-ibadah.html

BERSORAK-SORAILAH BAGI TUHAN
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2016/02/xii-bersorak-sorailah-bagi-tuhan.html

DIHALALKANNYA BABI
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2016/02/xiv-dihalalkannya-babi.html

NAMANYA ADALAH KEFAS BUKAN PETRUS
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2017/04/namanya-adalah-kefas-bukan-petrus.html

ARTI TUHAN DENGAN ALLAH

ANTARA JEMAAT DENGAN GEREJA
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2017/04/antara-jemaat-dengan-gereja.html

PERJANJIAN BARU BERBAHASA YUNANI ATAU IBRANI?
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2017/04/perjanjian-baru-berbahasa-yunani-atau.html

WORSHIP ALIAS PENYEMBAHAN
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2016/04/worship-alias-penyembahan.html

FIRMAN NAMA DAN FIRMAN SABDA
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2016/04/firman-nama-dan-firman-sabda.html

MEMASTIKAN KEBENARAN NAMA YESHUA
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2016/04/memastikan-kebenaran-nama-yeshua.html

DIUJI PADA PILIHAN YESHUA ATAU YESUS
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2016/04/diuji-pada-pilihan-yeshua-atau-yesus.html

YAHWEH YANG DIHILANGKAN
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2016/04/yahweh-yang-dihilangkan.html

3. DIPAKSA MENJADI PENGINJIL:

Saya bersyukur bahwa TUHAN berhasil menggiring dan memaksa saya untuk dijadikan penginjilNYA, sebagaimana Musa yang dipaksa untuk dijadikan nabiNYA;

Keluaran 3:10

Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir."
3:11Tetapi Musa berkata kepada Allah: "Siapakah aku ini, maka aku yang akan menghadap Firaun dan membawa orang Israel keluar dari Mesir?"

Keluaran 4:10

Lalu kata Musa kepada TUHAN: "Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulupun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mupun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah."
4:11Tetapi TUHAN berfirman kepadanya: "Siapakah yang membuat lidah manusia, siapakah yang membuat orang bisu atau tuli, membuat orang melihat atau buta; bukankah Aku, yakni TUHAN?
4:12Oleh sebab itu, pergilah, Aku akan menyertai lidahmu dan mengajar engkau, apa yang harus kaukatakan."
4:13Tetapi Musa berkata: "Ah, Tuhan, utuslah kiranya siapa saja yang patut Kauutus."
4:14Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap Musa dan Ia berfirman: "Bukankah di situ Harun, orang Lewi itu, kakakmu? Aku tahu, bahwa ia pandai bicara; lagipula ia telah berangkat menjumpai engkau, dan apabila ia melihat engkau, ia akan bersukacita dalam hatinya.

Coba bayangkan; 95% dari antara orang-orang Kristen itu siapakah yang mau menjadi penginjil? Kalau menjadi pendeta yang gajinya besar masih banyak yang rebutan. Kebanyakan orang Kristen lebih suka duduk-duduk di bangku gereja sebagai jemaat, sebagai pendengar firman dan sebagai pen-teori firman, bukan sebagai pelaku firman. Sampai kakek-nenekpun merasa bangga dengan kesetiaannya sebagai jemaat;

Ibr. 5:12Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.


4. DIDUKUNG AYAT-AYAT ALKITAB;

Saya bersyukur bahwa kehidupan saya keseluruhannya didukung oleh banyak sekali ayat Alkitab;

a. Sebagai penginjil:

Matius 28:19

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
28:20dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

b. Sebagai orang miskin:

Mat. 5:3"Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

c. Sebagai orang yang bercerai;

Mat. 19:9Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah."

d. Sebagai orang yang tidak kawin;

Mat. 19:12Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti."

1Korintus 7:1Dan sekarang tentang hal-hal yang kamu tuliskan kepadaku. Adalah baik bagi laki-laki, kalau ia tidak kawin,

7:32

Aku ingin, supaya kamu hidup tanpa kekuatiran. Orang yang tidak beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan, bagaimana Tuhan berkenan kepadanya.
7:33Orang yang beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara duniawi, bagaimana ia dapat menyenangkan isterinya,

e. Sebagai orang yang melanglang buana;

Luk. 8:1Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia,

f. Meninggalkan keduniawian;

Mat. 19:29Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.

g. Membawa sehelai pakaian saja;

Matius 10:9

Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu.
10:10Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.

h. Kepanasan dan kedinginan;

2Kor. 11:27Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian,

i. Dianggap tidak waras oleh keluarga;

Mrk. 3:21Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras lagi.

j. Dimusuhi banyak orang;

Matius 10:22Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

k. Bukan lulusan sekolahan teologia;

Matius 10:19

Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga.
10:20Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.

Saya menerima ajaran instan dari ROH KUDUS.

l. Memberitakan Injil melalui internet;

Matius 10:27Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah.

"Beritakanlah itu dari atas atap rumah".

m. Ke seluruh dunia melalui internet;

Wahyu 14:6

Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum,
14:7dan ia berseru dengan suara nyaring: "Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air."

Matius 28:19Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

n. Meneruskan berita dari Alkitab;

1Kor. 11:2Aku harus memuji kamu, sebab dalam segala sesuatu kamu tetap mengingat akan aku dan teguh berpegang pada ajaran yang kuteruskan kepadamu.

Mengenal ELOHIM yang benar, mengenal ajaran kebenaran yang sejati, menuruti salah satu perintahNYA sebagai penginjil dan kehidupan yang didukung ayat-ayat Alkitab, itulah ke-4 kasih karunia TUHAN yang sangat besar yang diberikan pada saya. Sehingga itulah yang membuat saya mempersembahkan sisa hidup ini untuk kemuliaanNYA.