Jumat, 30 November 2018

DOWNLOAD KEMENANGAN AKHIR - NY. ELLEN G. WHITE

Inilah salah satu buku tulisan Ny. Ellen G. White yang saya nilai masih murni dan meyakinkan sebagai karya ROH KUDUS, yang sudah saya baca lebih dari 4 kali dan tidak membosankan, yang isinya benar-benar menggetarkan jiwa, menginspirasi dan menggerakkan jiwa saya untuk berani menyuarakan kebenaran. Buku ini pula yang membuat saya mengambil keputusan untuk melayani TUHAN secara total seperti sekarang ini, yang membuat saya rindu dipersatukan dengan para martir TUHAN di abad pertengahan;

Wahyu
6:9Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki.
6:10Dan mereka berseru dengan suara nyaring, katanya: "Berapa lamakah lagi, ya Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah kami kepada mereka yang diam di bumi?"
6:11Dan kepada mereka masing-masing diberikan sehelai jubah putih, dan kepada mereka dikatakan, bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka.

Di dalam buku ini Ny. Ellen G. White menyatakan bahwa YESHUA adalah ANAK YAHWEH, permulaan Ciptaan YAHWEH, sesuai Amsal 8 dan Wahyu 3:14, bukan Allah Trinitas sebagaimana ajaran Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh sekarang ini, tidak ada pembahasan masalah babi atau makanan haram. juga tidak ada ajaran vegetariannya. Keseluruhan isi buku ini Alkitabiah dan saya aminkan.

Siapakah Ny. Ellen G. White? Ny. White adalah istrinya James White, semula merupakan jemaat gereja Metodis yang berhari Minggu. Menurut riwayat hidupnya, pendidikannya hanya sebatas kelas 3 SD, karena ada masalah dengan otaknya sehubungan dengan dilempar batu oleh teman sekelasnya. Karena itu semua orang dibuat takjub akan karya tulisnya yang begitu luar biasa dan mengesankan kekudusan, sehingga tepatlah disebut tulisan-tulisan kudus.

Masa Kecil Ellen Gould White
http://pekabaranmasakini.blogspot.com/2015/09/masa-kecil-ellen-g-white-biografi-ellen.html

Sumber Wikipedia;
https://id.wikipedia.org/wiki/Ellen_G._White


Buku nyatanya dijual mahal sekali dan ketika saya meminta tolong seseorang untuk membuatkan buku elektroniknya supaya bisa saya sebarluaskan, saya sempat diancam oleh pendeta Advent akan dilaporkan polisi karena pelanggaran hak cipta. Saya tantang: "Silahkan! Selama saya dipenjarakan sebagai seorang penginjil, bukan maling, akan saya hadapi. Justru kalianlah harus menanggung kutukan TUHAN karena memperjualbelikan alat-alat yang diperlukan untuk penginjilan. Seandainya YESHUA hadir sekarang pasti gedung megah gereja kalian itu akan dijungkirbalikkan sebagaimana pedagang-pedagang kambing di Bait Suci".

Akibat kemarahan saya yang mungkin dibaca oleh pejabat pusat, genap beberapa bulan kemudian saya mendengar berita bahwa buku "Kemenangan Akhir" telah dicetak sejuta eksemplar dan dibagi-bagikan gratis kepada seluruh jemaat Advent, bahkan siap ditambah sejuta lagi. Saya pikir itu uang gereja, ternyata uang sponsor. Benar saja, para hamba uang itu rupanya nggak rela membuat acara gratisan. Jemaat masih dipungut uang Rp. 5.000,- sebagai ganti ongkos kirim, katanya. Begitulah kelakuan hamba uang yang mengaku-ngaku hamba TUHAN. Menjijikkan sekali! Uang! Uang! Uang! Mending jadi pedagang sajalah.

Satu paket buku itu berjudul: "ALPA DAN OMEGA", terdiri dari 8 buku, yang isinya mendalami Al Kitab keseluruhannya mulai dari kitab Kejadian hingga Wahyu, bahkan ke zaman 2300 petang dan pagi, zaman kelahiran Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Anda boleh mengabaikan membaca 7 jilid yang lainnya, tapi jangan melewatkan jilid yang ke-8: "KEMENANGAN AKHIR". Bacalah itu terlebih dahulu, baru kemudian: "KERINDUAN SEGALA ZAMAN" tentang YESHUA ha MASHIA dan "KISAH PARA RASUL".

Jilid 1-2: PARA NABI DAN BAPA
Jilid 3-4: PARA NABI DAN RAJA
Jilid 5-6: KERINDUAN SEGALA ZAMAN
Jilid 7: KISAH PARA RASUL
Jilid 8: KEMENANGAN AKHIR.

Anda bisa download di sini dan mohon disebarluaskan;

https://1drv.ms/u/s!Apx6uQTOjAYMgQddZGnE3Cbg5E68




Masa Kecil Ellen Gould White

Testimonies for The Church volume.1
Biographical Sketch, Chapter 1 – My Childhood
Saya dilahirkan di Gorham, Maine, 26 November, 1827. Orang tuaku bernama, Robert dan Eunice Harmon, telah meninggali selama bertahun-tahun tempat ini. Dalam awal hidup mereka menjadi anggota Gereja Methodist Episcopal yang sungguh-sungguh dan setia. Di gereja mereka memegang peranan penting, dan bekerja untuk mempertobatkan jiwa-jiwa, dan membangun kepentingan Tuhan, untuk jangka waktu empat puluh tahun. Selama waktu ini mereka mempunyai sukacita melihat kedelapan anak mereka, semua bertobat dan berkumpul dalam kandang Kristus. Mereka berkeputusan mempercayai kedatangan Yesus yang keduakali, meskipun menuntun keluarga kepada perpisahan dari Gereja Methodist tahun 1843.
Ketika saya masih anak-anak, orang tua saya berpindah dari Gorham ke Portland, Maine. Disini, saat berumur  9 tahun, suatu kecelakan terjadi kepadaku yang mana mempengaruhi seluruh kehidupanku. Saat bersama saudara kembar saya dan salah satu teman sekolah, saya berjalan seperti biasanya di kota Portland, ketika seorang gadis berumur sekitar 13 tahun, menjadi marah karena hal yang sepele, mengikuti kami, dan mengancam untuk memukul kami. Orang tua kamu telah mengajari kami jangan pernah bertengkar dengan siapapun, tetapi jika kami berada dalam bahaya akan perlakuan kejam atau disakiti, kami harus dengan cepat pulang. Kita pulang ke rumah dengan segala kecepatan, tetapi gadis itu mengikuti kami dengan cepat dengan sebuah batu di tangannya. Saya membalikkan kepala saya untuk melihat seberapa jauh dia berada di belakangku, dan ketika saya membalikkan kepala saya, gadis itu melemparkan batu, dan batu itu mengenai hidung saya. Dan saya pingsan seketika dan jatuh tak sadar di tanah.
Ketika kesadaran telah kembali, saya menemukan diri saya di sebuah toko; baju saya sudah ditutupi oleh darah, yang menetes dari hidupku dan mengalir ke lantai. Seorang asing yang baik hati menawarkan saya untuk membawa saya pulang dengan keretanya, tetapi saya tidak menyadari kelemahan saya, berkata kepadanya bahwa saya lebih baik berjalan pulang daripada mengotori keretanya dengan darah. Orang-orang disana tidak menyadari bahwa cidera saya sangat serius, dan mengizinkan saya melakukan apa yang ingin saya kehendaki; tetapi setelah berjalan sedikit, saya menjadi pusing dan pingsan. Saudari perempuan saya dan teman sekelas saya mengantarkan saya pulang.
Saya tidak mempunyai ingatan yang lebih jauh untuk beberapa waktu setelah kecelakaan saya. Ibu saya mengatakan bahwa saya tidak sadar, dan tidur dalam keadaan pingsan selama tiga minggu. Tidak ada seorang pun hanya dirinya sendiri berpikir bahwa ada kemungkinan untuk saya sembuh; tetapi karena beberapa alasan dia merasa bahwa saya akan hidup. Seorang tetangga yang baik, yang sangat prihatin dengan keadaan saya, suatu waktu berpikir saya akan mati. Dia memohon untuk membelikan pakaian kematian untuk saya, tetapi ibu saya berkata, Belum; karena sesuatu berkata kepadanya bahwa saya tidak akan mati.
Ketika saya bangun dalam keadaan sadar, saya merasakan bahwa saya sedang tidur. Saya tidak ingat akan kecelakaan dan tidak tahu sebab penyakit saya. Sebagaimana saya mendapat sedikit kekuatan, keheranan saya muncul dengan mendengar mereka yang mengunjungi saya berkata : “Sangat kasihan!” “Saya sampai tidak mengenalinya,” etc. Saya meminta cermin, dan memandang kepadanya, dan sangat terkejut dengan perubahan penampilan saya. Setiap bagian dari wajah saya sudah berubah. Tulang dari hidung saya telah rusak, yang mana menyebabkan kecacatan ini.
Pemikiran yang dibawa oleh ketidakberuntungan saya dalam hidup tidak berdasar. Saya tidak dapat melihat kebahagiaan dalam kehadiran saya. Saya tidak berharap untuk hidup, dan namun takut untuk mati, karena saya tidak siap. Teman-teman yang mengunjungi kami melihat  dengan kasihan kepadaku, dan memberikan saran kepada orang tuaku untuk menuntut ayah dari gadis yang telah menrusak saya. Tetapi ibuku dengan damai; berkata bahwa jika jalan demikian akan membawa kembali kesehatan dan wajah sebelumnya, itu semua akan ada untungnya; tetapi itu semua tidak mungkin, adalah terbaik untuk tidak membuat musuh dengan mengikuti saran yang demikian.
Dokter mengatakan bahwa kawat perak harus diletakkan di hidup saya untuk tetap berbentuk. Dan ini akan sangat sakit, dan mereka takut itu hanya bermanfaat sementara, karena saya sudah kehilangan banyak darah, dan telah mengalami goncangan saraf, bahwa penyembuhanku sangat diragukan. Meskipun saya bertahan, di dalam pikiran mereka saya dapat hidup tetapi hanya dalam waktu yang singkat. Dan berat badan saya turun hampir sama seperti tengkorak.
Pada waktu ini saya mulai berdoa kepada Tuhan untuk mempersiapkan saya untuk kematian. Ketika teman-teman Kristen mengunjungi keluarga, mereka akan menanyakan ibu saya jika dia sudah berbicara kepada saya tentang kematian. Saya sering mendengar ini, dan itu membangunkan saya. Saya menginginkan untuk menjadi seorang Kristen, dan berdoa sungguh-sungguh untuk pengampunan dosa-dosa saya. Saya merasa pikiran yang damai sebagai hasilnya, dan mencintai semua orang, merasakan keinginan bahwa semua harus telah diampuni dosa-dosa mereka dan mencintai Yesus sebagaimana saya mencintaiNya.
Saya benar-benar mengingat suatu malam saat musim dingin ketika salju menutupi tanah, langit sangatlah terang, awan terlihat merah dan marah, dan seperti terbuka dan tertutup, sementara salju terlihat seperti darah. Para tetangga sangat ketakutan. Ibu membawa saya keluar di tangannya dan membawa saya ke jendela. Saya sangatlah bahagia; saya pikir Yesus akan segera datang, dan saya ingin sekali melihatNya. Hatiku sangat gembira; saya menepuk tangan karena sukacita, dan berpikira bahwa penderitaan saya segera berakhir. Tetapi saya kecewa; tanda-tanda itu menghilang dari langit, dan keesokan paginya matahari terbit seperti biasanya.

Saya memperoleh kekuatan yang sangatlah lambat. Saat saya telah bisa bergabung untuk bermain dengan teman-teman muda saya, saya dipaksa untuk belajar pelajaran yang pahit bahwa penampilan kita seringkali membuat perlakuan yang berbeda yang kita terima dari teman-teman kita. Saat ketidakberuntungan saya, ayah saya pergi ke Georgia. Ketika dia kembali, dia memeluk kakak dan adikku, lalu menanyakan siapa saya. Saya menjadi takut dan menciut kebelakang, dan dituntun keluar oleh ibu saya, tetapi ayah saya sendiri tidak mengenali saya. Sangatlah sulit untuknya percaya bahwa saya adalah Ellen kecilnya, yang dia tinggal beberapa bulan yang lalu sangatlah sehat, dan anak yang bahagia. Ini menyakitkan sangat dalam perasaanku, tetapi saya tetap mencoba untuk tampil ceria, walaupun hati saya sangatlah hancur.
Banyak waktu ketika masa-masa kecil saya saya membuat untuk merasa ketidakberuntungan saya sangatlah tajam. Perasaanku tidak seperti biasanya, sensitif dan menyebabkan suatu ketidakbahagiaan yang sangat hebat. Seringkali dengan diri yang terluka, merasa malu dan dengan roh yang sangat malang, saya mencari tempat yang sepi dan suram merenungkan ujian-ujian yang ditakdirkan untuk saya jalani.
Bantuan air mata menolak diriku. Saya tidak bisa menangis seperti yang dilakukan saudari kembarku; walaupun hatiku sangat berat, dan sakit seperti itu sudah mau hancur, saya tidak bisa meneteskan air mata. Saya sering merasa bahwa akan menjadi keringanan bagiku untuk menangisi kesusahanku. Seringkali simpati yang baik dari teman-teman membuang kesuraman, menghilangkannya hanya untuk suatu waktu, suatu beban yang berat menekan hatiku. Betapa sia-sia dan kosong sepertinya kesenangan dunia bagiku! Betapa berubahnya pertemanan masa mudaku! Namun teman-teman sekolahku tidak seperti mayoritas dari orang-orang hebat di dunia. Wajah yang cantik, baju yang gagah, menarik perhatian mereka; tetapi biarlah ketidakberuntungan ini membawa semuanya pergi, dan memecahkan pertemanan  bertumbuh menjadi dingin atau rusak. Tetapi ketika aku berpaling kepada Juruselamatku, Dia menghiburku. Saya mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh di dalam kesulitanku, dan menerima penghiburan. Saya merasa yakin bahwa Yesus mencintaiku juga.
Kesehatanku tampaknya tidak berpengharapan. Untuk dua tahun saya tidak bisa bernafas dari hidung saya, dan hanya sedikit dapat menghadiri sekolah. Tampaknya sangatlah tidak mungkin untukku untuk belajar dan mempertahankan apa yang saya pelajari. Gadis yang sama yang menyebabkan ketidakberuntunganku telah ditunjuk menjadi pengawas oleh guru kami, dan itu adalah tugasnya untuk membantuku dalam menulis dalam pelajaran lain. Dia selalu minta maaf dengan sungguh untuk cidera yang besar yang dia telah lakukan padaku, walaupun saya tidak sengaja mengingatkan dia akan hal itu. Dia sangat lembut dan sabar denganku, dan tampaknya sedih dan tenggang hati sebagaimana dia melihat saya berusaha di bawah kerugian yang serius untuk mendapatkan pendidikan.
Sistem saraf saya menjadi lemah, tangan saya gemetar sehingga saya membuat hanya sedikit progres dalam menulis, dan hanya mencapai tidak lebih dari kopian yang biasa dari tangan yang kasar. Sebagaimana saya berusaha untuk membungkukkan pikiran saya kepada belajar saya, huruf-huruf di halaman akan berlari-lari, keringat yang besar akan berdiri diatas alisku, dan keadaan tidak sadar dan kepeningan menghampiriku. Saya mempunyai batuk yang parah, dan seluruh sistem saraf menjadi dilemahkan. Guruku menyarankanku untuk saya meninggalkan sekolah dan tidak mengambil pelajaran-pelajaranku sampai kesehatanku membaik. Itu adalah pergumulan yang paling berat dalam kehidupan mudaku untuk menyerah kepada ketidakberdayaanku dan memutuskan bahwa saya harus meninggalkan sekolahku dan meninggalkan pengharapan untuk memperoleh pendidikan.
Tiga tahun kemudian saya membuat kesempatan yang lain untuk memperoleh pendidikan. Tetapi ketika saya berusaha melanjutkan sekolah saya, kesehatan saya memburuk dan menjadi nyata jika saya masih berada di sekolah, itu akan menjadi beban dalam hidupku. Saya tidak menghadiri sekolah sampai saya berumur 12 tahun.
Ambisi saya untuk menjadi sarjana sangatlah besar, dan ketika saya merenungkan pengaharapan yang mengecewakan, dan pikiran bahwa saya tidak layak dalam kehidupan, saya tidak mau berdamai dengan nasib saya dan saat itu saya menggerutu terhadap persedian yang Tuhan berikan yang dalamnya menyakiti saya. Saya membuka pikiran saya kepada ibuku, dia mungkin mempunyai nasihat, menenangkan dan menyemangati saya; tetapi saya menutupi perasaan saya yang bermasalah dari keluarga saya dan teman-teman, takut kalau mereka tidak ada yang mengerti saya. Kepercayaan yang bahagia di dalam cinta Juruselamat saya yang saya telah nikmati selama sakit telah hilang. Harapan saya untuk kesenangan dunia telah rusak, dan surga nampaknya tertutup terhadap saya.

Kamis, 29 November 2018

GEREJA MASEHI ADVENT HARI KE TUJUH

1. Kapankah gereja ini harus tampil ke panggung dunia ?
     Tentu saja gereja ini harus muncul setelah sangkakala yang keenam, yaitu pada saat sangka
     kala ketujuh ditiupkan.
-          Kejatuhan Turki : 1840 TM.
-          Gereja Masehi Advent Hari Ke tujuh diorganisirkan: 1844 TM. Menunjuk pada nubuat an 2300 Petang dan Pagi yang berakhir di tahun tersebut, dengan janji pemulihan tem
pat kudus.
Hari Sabat ALLAH dipulihkan !
2. Apakah yang terjadi pada pembukaan meterai yang ketujuh ?
    a. Wahyu 8:1; “Dan ketika ANAK DOMBA itu membuka meterai yang ke tujuh, maka sunyi se
        nyaplah di sorga kira-kira setengah jam lamanya.”
        Ini adalah nubuatan tentang kedatangan KRISTUS yang kedua.
    b. Wahyu 8:6-13; Peniupan 4 sangkakala yang pertama.
        Ini adalah nubuatan tentang perkembangan gereja pada 4 zaman.
    c. Wahyu 9:1-12; Sangkakala ke-5: Pergerakan Islam.
    d. Wahyu 9:13-21; Kekuasaan Turki.
    e. Wahyu 10:2; “Dalam tangannya ia memegang sebuah gulungan kitab kecil yang TERBU
        KA.”
        Jadi, di sini kitab mulai terbuka. Pengertian mulai disingkapkan setelah kekuasaan Turki.
        > Yeremia 23:20; “Pada hari-hari yang terakhir kamu akan benar-benar mengerti hal itu.”
        > Daniel 12:4; “Pergilah, Daniel, sembunyikanlah firman itu, dan meteraikanlah kitab itu
            sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan
            bertambah.”
        > Wahyu 22:10; “Jangan memeteraikan perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini, sebab
            WAKTUNYA SUDAH DEKAT.”
3. Kepada siapakah karunia nubuatan itu diberikan ?
     a. Matius 13:11; “KEPADAMU diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, te
         tapi kepada mereka tidak.”
         Hanya bagi murid YESUS. Kira-kira murid yang model bagaimana ?
     b. Wahyu 1:1; “Inilah wahyu YESUS KRISTUS, yang dikaruniakan ALLAH kepadaNYA, supa
         ya ditunjukkanNYA kepada hamba-hambaNYA apa yang harus segera terjadi.”
     c. Wahyu 12:17; “Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi ketu
         runannya yang lain, yang MENURUTI PERINTAH-PERINTAH ALLAH dan MEMILIKI KE
         SAKSIAN YESUS.” > Kesaksian YESUS adalah ROH NUBUAT [Wahyu 19:10].
         Jadi karunia nubuatan Daniel-Wahyu ini diberikan kepada gereja yang menuruti perintah
         ALLAH, yang berani berbeda dari gereja-gereja yang lainnya.
4. Bagaimana sejarah kelahirannya ?
    Gereja Masehi Advent Hari Ke tujuh lahir dari kekecewaan besar akibat pemberitaan keda-
     tangan KRISTUS yang keduakalinya oleh William Miller. Di mana William Miller memberita
     kan kedatangan KRISTUS akan terjadi pada tanggal 22 Oktober 1844 TM, berdasarkan per
     hitungan nubuatan Daniel yang ia pelajari, bahwa tempat kudus akan dipulihkan. William Mil
      ler mengartikan pemulihan tempat kudus, sebagai kedatangan KRISTUS yang keduakalinya
      ke dunia ini [Daniel 8:14]. Padahal di dunia sudah tidak ada tempat kudus lagi, semenjak itu
      dirobohkan oleh Titus, pada tahun 70 TM. Selain itu oleh kematian YESUS, maka keberada
      an Bait Suci berikut dengan upacara-upacaranya sudah tidak diperlukan lagi, hal mana ditan
      dai dengan robeknya tirai Bait Suci pada saat kematian YESUS.
      Tetapi YESUS masih harus melanjutkan pekerjaan keselamatanNYA di Sorga, sebagaimana
      diterangkan dalam Ibrani 8:2; “dan yang melayani ibadah di tempat kudus, yaitu di dalam
      KEMAH SEJATI, yang didirikan oleh TUHAN dan bukan oleh manusia.”
      “Sebab KRISTUS bukan masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya
      merupakan GAMBARAN SAJA dari yang sebenarnya, tetapi ke dalam sorga sendiri UNTUK
      MENGHADAP HADIRAT ALLAH GUNA KEPENTINGAN KITA.” – Ibrani 9:24.
      Dari penyelidikan yang lebih seksama terhadap Alkitab dan dari karunia-karunia penglihat
      an yang diterima oleh Ny. Ellen G. White, maka dipastikan bahwa pada tanggal 22 Oktober
     1844 YESUS tidak datang ke dunia, melainkan memasuki Bilik Mahasuci di Ka’abah sorgawi
      untuk mengadakan pendamaian sebagaimana hal itu dilakukan oleh imam besar dunia seta
      hun sekali.
      Lebih lanjut Maleakhi 3:1; “Dengan MENDADAK TUHAN yang kamu cari itu akan masuk
      ke BaitNYA! MALAIKAT PERJANJIAN yang kamu KEHENDAKI itu, sesungguhnya, IA da
      tang,Firman TUHAN semesta alam.”
      Inilah permulaan dari masa penghakiman yang diberitakan oleh malaikat yang pertama dari
      tiga malaikat yang diutus, dalam Wahyu 14:7; “Takutlah akan ALLAH dan muliakanlah DIA,
      karena telah tiba saat penghakimanNYA.”
      Dan dalam penglihatan yang diterima Daniel: “Lalu duduklah Majelis Pengadilan dan dibu                    
      kalah kitab-kitab.” – Daniel 7:10.
      Ini adalah penghakiman pendahuluan atau penghakiman pemeriksaan, untuk memeriksa ke
      layakan dan ketidaklayakan seseorang menerima karunia keselamatan.  Dan pekabaran peng 
      hakiman inilah yang sesungguhnya menjadi misi utama Gereja Masehi Advent Hari Ke tujuh
      untuk diberitakan kepada dunia.
      Ketika William Miller mengabarkan hari penghakiman ini sebagai hari kiamat, maka banyak
      sekali orang yang ditarik pada pertobatan, karena percaya dengan berita tersebut. Banyak
      orang yang menjual harta-bendanya dan meninggalkan pekerjaan duniawinya, bersiap-siap
      menyambut kedatangan KRISTUS yang keduakalinya itu. Namun setelah menyadari bahwa
      kiamat itu tidak terjadi, maka banyak sekali orang yang menjadi kecewa dan berubah murtad
      Tercatat sekitar 50.000 orang meninggalkan gerejanya.
      Wahyu menubuatkan tentang peristiwa kekecewaan ini; “Ambillah dan makanlah dia; iaakan
      membuat perutmu terasa pahit, tetapi di dalam mulutmu ia akan terasa manis seperti madu.”
        Wahyu 10:9.
      Ini adalah penglihatan tentang terbukanya gulungan kitab yang termeterai. Ternyata William
      Miller, selaku pengungkap nubuatan ini harus menikmatinya. Mulanya ketika hal itu diberita
      kannya, banyak orang yang antusias [di mulut terasa manis], tetapi pada akhirnya Miller ha
      rus menerima hinaan dan hujatan [di perut terasa pahit].
      Hal ini terjadi dari pihak TUHAN, karena TUHAN ingin menguji hati kita. Benarkah kita ta-
      kut pada ALLAH, atau hanya takut pada kiamatnya saja ?! Ternyatalah bahwa kebanyakan
      orang tidak bersungguh-sungguh dalam pertobatannya. Mereka hanya takut sesaat saja. Na-
      mun ada pula sisa beberapa orang yang benar-benar takut akan ALLAH. Mereka tidak terha
      nyut dalam arus kekecewaan itu terus menerus, melainkan mereka bangkit semakin digiatkan
      menyelidiki Kitab Suci, untuk mengecek kembali apa yang telah mereka terima dari William
      Miller.
      Maka melalui kelompok Ny. Ellen G. White, yang menerima penglihatan dari ALLAH inilah
      pengungkapan Miller disempurnakan. Bahwa KRISTUS ketika itu masuk ke Bilik Mahasuci
      Sorgawi, bukan ke dunia.
-          Tahun 1860 TM, gereja ini diberi nama: Masehi Advent Hari Ke tujuh.
-          Tahun 1863 TM, General Conference MAHK diorganisirkan.
5.      Bagaimana Wahyu menubuatkan tentang gereja-gereja ALLAH di sepanjang zaman ?
  1. SURAT KRISTUS UNTUK JEMAAT EFESUS [Wahyu 2:1-7].
Ini adalah tentang jemaat ALLAH yang mula-mula, jemaat di zaman Kerasulan [31-100
TM], yang di dalam Wahyu 6:1-2, dilambangkan dengan KUDA PUTIH.
  1. SURAT KRISTUS UNTUK JEMAAT SMIRNA [Wahyu 2:8-11].
Dalam Wahyu 6:3-4, dilambangkan dengan KUDA MERAH. [100-313 TM]
  1. SURAT KRISTUS UNTUK JEMAAT PERGAMUS [Wahyu 2:12-17].
 Dalam Wahyu 6:5-6, dilambangkan dengan KUDA HITAM [313-538 TM]
  1. SURAT KRISTUS UNTUK JEMAAT TIATIRA [Wahyu 2:18-29].
Dalam Wahyu 6:7-8, dilambangkan dengan KUDA HIJAU [538-1517 TM].
Tanggal 31 Oktober 1517 adalah Hari Reformasi Gereja, yang dipimpin oleh Marthin Lu
ther.
  1. SURAT KRISTUS UNTUK JEMAAT SARDIS [Wahyu 3:1-6].
Dalam Wahyu 6:9-11, dilambangkan dengan JUBAH PUTIH [1517-1798 TM].
  1. SURAT KRISTUS UNTUK JEMAAT FILADELFIA [Wahyu 3:7-13].
Tidak dicantumkan dalam Wahyu pasal 6. Ini terjadi antara 1798-1844 TM.
  1. SURAT KRISTUS UNTUK JEMAAT LAODEKIA [Wahyu 3:14-22].
Laodekia artinya adalah Umat yang dihakimi. Ini menunjukkan tentang dimulainya Hari
Penghakiman. Ini adalah tentang Gereja ALLAH yang terakhir menjelang akhir zaman,
yang mempunyai ciri-ciri;
-          Suam-suam kuku [Wahyu 3:16].
-          Jemaat yang menuruti Hukum ALLAH [Sabat], Wahyu 12:17.
-          Jemaat yang memiliki kesaksian YESUS [ROH NUBUAT], Wahyu 19:10.
-          Suatu keturunan yang lain/berbeda, Wahyu 12:17.
> UMAT SISA !
6.      Benarkah GMAHK adalah Gereja Kebenaran masa kini ?
  1. Berdasarkan nubuatan waktu kelahirannya:
-          Setelah kejatuhan Turki, 1840 TM [Sangkakala ke-6].
-          Harus lahir pada saat peniupan sangkakala yang ke tujuh, yaitu pada waktu gulungan
Kitab terbuka.
-          Lahir dari kekecewaan besar; dimulut manis, di perut pahit.
-          Lahir di akhir masa 2300 Petang dan Pagi.
  1. Berdasarkan misinya;
-          Membawa pekabaran 3 malaikat dalam Wahyu 14:6-11.
- Malaikat Pertama: Kembali pada Injil yang kekal dan penyembahan ALLAH yang be
                                        nar, dengan seruan nyaringnya: “Takutlah akan ALLAH dan mulia
                                        kanlah DIA, karena telah tiba saat penghakimanNYA, dan sembah
                                        lah DIA yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semu  
                                        a mata air.” – Wahyu 14:6-7.
      - Malaikat Kedua:     Pekabaran tentang rubuhnya Babel [kiasan dari Roma Katolik].
                                        “Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, yang telah mema
                                        bukkan segala bangsa dengan anggur hawa nafsu cabulnya.” –
                                        Wahyu 14:8.
                                        Bahwa dengan disingkapkannya rahasia kebobrokan Babel, maka
                                        Babel sudah tidak ada artinya apa-apa lagi. Sudah rubuh !
              - Malaikat Ketiga:    Pekabaran peringatan tentang murka ALLAH.
                                                “Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan me
                                                nerima tanda pada dahi atau pada tangannya, maka ia akan mi
                                                num dari anggur murka ALLAH, yang disediakan dalam cawan
                                                murkaNYA; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan
                                                mata malaikat-malaikat kudus dan di depan ANAK DOMBA.” –
                                                Wahyu 14:9-11.
       > Ibrani 4:9; “Jadi masih tersedia suatu Hari Perhentian, Hari Ke tujuh, bagi umat
           ALLAH.”
       > Lukas 12:32; “Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena BAPAmu telah berkenan
           memberikan kamu Kerajaan itu.”
7.      Selanjutnya apa yang dikatakan tentang gereja ini ?
- Yesaya 58:12; “Engkau akan MEMBANGUN RERUNTUHAN YANG SUDAH BERABAD-
                          ABAD, dan akan MEMPERBAIKI DASAR yang diletakkan oleh banyak ketu
                          runan. Engkau akan disebut ‘YANG MEMPERBAIKI TEMBOK YANG TEM
                          BUS’, YANG MEMBETULKAN JALAN  supaya tempat itu dapat dihuni.”
                          Pasal ini berbicara tentang agama palsu dengan agama kebenaran, yang di
                          kaitkan dengan masalah Hari Sabat.
- Roma 9:27;    “Sekalipun jumlah anak Israel seperti pasir di laut, namun hanya SISANYA
                          akan diselamatkan.”

Hasil gambar untuk gambar gmahk


Selasa, 27 November 2018

PROSEDURNYA MASUK ADVENT DULU

Pertanyaan saya yang pertama untuk orang-orang Kristen Minggu, khususnya yang beraliran Protestan; apakah anda sudah dibaptis? Sebab syarat masuk Kristen adalah dibaptis, bukan dipercik. Dipercik itu syarat masuk Roma Katolik, bukan Kristen. Al Kitab tak pernah mengajarkan percikan sebagai baptisan. Dan dalam Kristen hanya mengenal satu macam saja baptisan;

Ef. 4:5    satu Tuhan, satu iman, satu baptisan,

Anda perlu merenungkan baik-baik: apakah anda sudah Kristen jika belum dibaptis?

Pertanyaan saya yang kedua untuk orang-orang Kristen Minggu yang baptisannya diselamkan: Mengapa cara baptisan anda diselamkan? Mengapa anda dibaptiskan dalam nama BAPA, PUTERA dan ROH KUDUS? Jika jawaban anda karena Al Kitab, okeylah. Tapi apakah ibadah hari Minggu anda juga karena Al Kitab? Apakah TUHAN Trinitas yang anda imani juga karena Al Kitab? Apakah perayaan hari Natal juga karena Al Kitab? Okey, tentang ini silahkan direnungkan sendiri.

Di dalam Al Kitab ada 66 kitab, dan kesemuanya dituliskan oleh tangan manusia. Tapi ada satu hukum yang dituliskan oleh Jari Tangan ELOHIM YAHWEH sendiri. Dan ELOHIM YAHWEH menuliskan dengan JariNYA sendiri bukan sejak dari awal. Dari awal yaitu kitab Kejadian termasuk sebagai tulisan nabi Musa, sedangkan penulisan 10 Hukum YAHWEH yang ditulis oleh JariNYA sendiri itu justru ada di tengah, yaitu di tengah perjalanan di padang gurun. Ada di kitab Keluaran pasal 20. Adapun isinya menyangkut moral atau akhlak manusia dalam hubungannya dengan SANG KHALIQ dan dengan sesama manusia.

Dunia tanpa ELOHIM YAHWEH mau menerima 6 Hukum dari 10 Hukum YAHWEH tersebut, yang isinya:

5. Hormati orangtuamu.
6. Jangan membunuh.
7. Jangan berzinah.
8. Jangan mencuri.
9. Jangan berdusta.
10. Jangan irihati.

Ke-6 hukum itu diterima oleh bangsa-bangsa di seluruh dunia sekalipun mereka tak mengenal TUHAN. Tapi bagaimana dengan anda yang mengaku menerima TUHAN, apakah anda mau menerima aturan Hukum YAHWEH yang ke-1 hingga ke-4, yang bunyinya;

1. Jangan ada ilah yang selain YAHWEH.
2. Jangan membuat patung.
3. Jangan menyebut YAHWEH dengan sembarangan, seperti diganti menjadi Allah atau Tuhan.
4. Kuduskanlah hari Sabat.

Hukum itu dengan jelas berbunyi: "kuduskanlah hari Sabat" sebagai tanda KEILAHIAN anda yang dikuatkan melalui ayat ini:

Ibrani 4:9          Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah.
4:10        Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya.

Itu Perjanjian Baru. Perjanjian Lamanya;

Kel. 31:13             "Katakanlah kepada orang Israel, demikian: Akan tetapi hari-hari Sabat-Ku harus kamu pelihara, sebab itulah peringatan antara Aku dan kamu, turun-temurun, sehingga kamu mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, yang menguduskan kamu.

Hari Sabat merupakan penanda hubungan kita dengan ELOHIM YAHWEH. Karena itu penanda itu tak bisa digantikan dengan yang lainnya. Penanda anggota kepolisian tak mungkin bisa digantikan dengan penanda ketentaraan atau pegawai negeri. Sebab masing-masing korps memiliki penanda atau simbol sendiri-sendiri.

Jika anda menolak hari Sabat Al Kitab tapi baptisan anda berdasarkan Al Kitab, ini 'kan lucu dan membingungkan jadinya? Baptisan anda benar tapi anda menolak aturan-aturan ELOHIM YAHWEH, tidakkah anda seperti polisi gadungan yang memakai seragam polisi tapi tak mempunyai kartu keanggotaannya. Wouh, anda umat gadungan?!

Kata YESHUA ha MASHIA;

Mrk. 1:15             kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!"

Bertobatlah, Kerajaan YAHWEH sudah dekat. Itu artinya anda akan dihakimi dengan 10 Hukum YAHWEH, sebagaimana yang dilihat oleh rasul Yohanes;

Why. 11:19          Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu dan terjadilah kilat dan deru guruh dan gempa bumi dan hujan es lebat.

Tahukah anda bahwa di dalam tabut perjanjian itu tersimpan 2 loh batu yang berisi 10 Hukum YAHWEH tersebut? Jadi, jika anda mau benar supaya baptisan anda tidak sia-sia, anda perlu bertobat pada 10 Hukum dasar tersebut.

Anda harus mau menerima hukum yang ke-4 yang berbunyi: "Ingatlah, dan kuduskanlah hari Sabat". Itulah satu-satunya hukum yang berbunyi: "Ingatlah" dari antara hukum-hukum yang berbunyi: "jangan ......"

Itu artinya anda harus mencari gereja yang memelihara kekudusan hari Sabat. Tentang gereja yang berhari Sabat, ada banyak, sekitar 10-an denominasi. Tapi TUHAN YESHUA tak ijinkan jemaatNYA berpencaran di berbagai kandang;

Yoh. 10:16           Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

ELOHIM YESHUA menghendaki satu kandang saja. ELOHIM YESHUA memberikan satu petunjuk awal;

Mat. 24:15           "Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel--para pembaca hendaklah memperhatikannya--

Kita disuruh memperhatikan nubuatan nabi Daniel. Sementara nabi Daniel sendiri memberikan petunjuk bahwa nubuatannya akan diterangkan pada akhir zaman;

Dan. 12:4             Tetapi engkau, Daniel, sembunyikanlah segala firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah."

Ayat itu memberitahukan tentang kelanjutannya yang terdapat pada kitab Wahyu, yang singkat cerita keduanya disebut sebagai ROH NUBUAT, dan ROH NUBUAT itu merupakan kesaksian ELOHIM YESHUA;

Why. 19:10          Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: "Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat."

Itu diawali dengan;

Wahyu 1:1          Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes.

Dan diakhiri dengan;

Wahyu 22:18     Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.
22:19     Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."

Nah, pemilik nubuatan Daniel-Wahyu itu hanyalah Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Dalam nubuatannya dikiaskan sebagai jemaat ketujuh, jemaat Laodikia, yang dikecam sebagai jemaat yang suam-suam kuku;

Wahyu 3:14-22;

Bagi YESHUA ha MASHIA ini adalah gereja sampah, suatu kumpulan umat yang siap dimuntahkan dari mulut YESHUA ha MASHIA.

Wahyu 3:16        Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

Sudah masuk di mulut YESHUA, artinya sudah bisa diterima seperti kita melihat nasi ya kita masukkan ke dalam mulut. Tapi manakala nasi itu mengandung racun, ya kita muntahkan sekalipun nasi. Itu sebabnya saya menasehati umat Advent: "Jangan menjadi orang Advent, tapi jangan meninggalkan gereja Advent". Sebab kalau anda berjiwa Advent, yaitu yang suam-suam kuku, maka anda akan dimuntahkan dari mulut YESHUA. Sementara itu jika anda meninggalkan gereja itu, maka ke gereja mana anda hendak pergi?!

Nasi itu sudah benar. Tapi racunnya singkirkan. Terimalah orang-orang Advent sebagai saudara seiman anda, tapi jangan ikuti ajaran-ajaran gereja itu. Bukankah hari Sabat itu ajaran Advent? Bukan! Hari Sabat adalah ajaran TUHAN, ajaran Al Kitab, bukan ajaran gereja Advent. Yang dimaksud ajaran gereja Advent adalah ALLAH Trinitas, perayaan hari Natal, larangan makan babi, bahkan makanan yang halalpun diharamkannya. Orang Advent disuruh vegetarian, nggak boleh makan daging-dagingan. Itu akan saya bahas secara tersendiri.

Jadi, tidak ada jalan lain selain anda harus masuk ke gereja itu lebih dahulu. Anda perlu belajar mentaati ajaran manusia yang kelihatan dan yang masuk akal, supaya anda bisa belajar mentaati ajaran YAHWEH yang tak kelihatan dan yang tak masuk akal. Dan kebetulan ibadah gereja itu disebut "Sekolah Sabat". Itu berbeda dari "Sekolah Minggu". Kalau "Sekolah Minggu" itu untuk konsumsi anak-anak, tapi "Sekolah Sabat" di Advent itu untuk orang dewasa. Maka sesuai dengan sebutannya sebagai sekolahan, itu artinya bukan untuk selama-lamanya anda menjadi murid. Jangan sampai menjadi kakek-kakek dan nenek-nenekpun masih bersekolah. Tapi ada waktunya anda harus keluar, harus lulus dan menjadi pengajar;

Ibr. 5:12                Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.

Ketika nabi Musa membawa bangsa Israel keluar meninggalkan Mesir, nabi Musa memesankan kepada bangsa itu agar sekali-sekali jangan pernah balik ke Mesir lagi. Dan pesan itu didengungkan terus oleh banyak nabi. Bahwa sekalipun terdesak musuh jangan sekali-sekali meminta bantuan Mesir. Tapi anehnya, menginjak kelahiran YESHUA, ketika raja Herodes memerintahkan pembunuhan bayi-bayi di Yerusalem. Maria dan Yusuf disuruh mengungsi ke Mesir. Dan pengungsian itu sampai menunggu panggilan TUHAN; "Dari Mesir KUpanggil ANAKKU".

Mat. 2:13             Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia."

Mat. 2:15             dan tinggal di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku."

Bagi Al Kitab, Mesir itu melambangkan keduniawian, sedangkan panggilan keluar Mesir adalah panggilan meninggalkan keduniawian. ELOHIM YAHWEH itu antimesir atau antikeduniawian. Namun bagi kita yang alamiahnya dunia, kita membutuhkan jembatan atau terminal untuk mencapai kesempurnaan, yaitu alam KEILAHIAN. Nah, jembatan atau terminal itulah Mesir atau Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Kita perlu belajar dan berlatih dulu di Advent sambil menunggu panggilan: "Dari Mesir KUpanggil anakKU".

Apakah saya mempromosikan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh? Bukan! Saya menyatakan kebenarannya bukan mempromosikan gereja itu. Tak ada untungnya saya mempromosikan gereja yang seluruh penduduknya memusuhi dan menolak saya. Jangankan gaji bulanan. Seribu rupiahpun tak pernah saya terima dari gereja itu sejak tahun 2004 hingga sekarang ini, dan nama saya mereka Cekal - Cegah dan tangkal. Saya mereka anggap pengacau. Bahkan istri dan anak-anak sayapun mereka hasut bahwa saya sudah kerasukan setan. Tapi jika kebenarannya seperti itu, saya harus omong apa?!

Kepada anda yang menerima ajaran saya, saya membentangkan 2 pilihan untuk baptisan. Anda mau dibaptis di gereja Advent atau saya yang membaptis? Jika posisi anda di pulau Jawa, saya siap melayani baptisan anda. Silahkan kontak e-mail saya: puteragembala_pg1@yahoo.co.id. Cuma saya tak mengeluarkan surat baptisan. Yang mengeluarkan surat baptisan adalah gereja Advent. Tapi apakah surat baptisan dibutuhkan untuk masuk ke sorga?!

Baptisan saya dengan iman yang ditujukan kepada ELOHIM YAHWEH, bukan ALLAH dan bukan TUHAN, dan dalam nama ANAKNYA; YESHUA ha MASHIA, bukan ALLAH yang menjelma menjadi manusia dan bukan bernama Yesus Kristus. Iman saya bukan pada Allah Trinitas maupun Dwinitas, tapi pada ELOHIM YAHWEH dan dalam nama ANAKNYA; ELOHIM YESHUA ha MASHIA.

1Yoh. 1:3              Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.

Yohanes 14:6        Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Yohanes 17:3        Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

Advent: Trinitas, saya: antitrinitas. Advent: ALLAH yang menjadi Manusia, saya: ANAK ALLAH yang menjadi ANAK MANUSIA. Advent: ALLAH ROH KUDUS, saya: ROH KUDUS itu dari ALLAH. Advent: ALLAH, saya: YAHWEH. Advent: YESUS, saya: YESHUA. Advent: Kristus, saya: MESIAS. Advent: Natal 25 Desember, saya: antinatal. Advent: melarang merokok, saya: Al Kitab tidak melarang merokok. Advent: mengharamkan babi, saya: menghalalkan. Advent: mengharamkan segala daging, saya: menghalalkan segala daging. Advent: menggambar Yesus, saya: anti gambar TUHAN. Advent: YESUS rambut panjang, saya: YESHUA rambut pendek. Advent: berlomba kekayaan, saya: berhati-hatilah dengan kekayaan sebagai akar dosa. Advent: kebenaran adalah perkataan ketua atau voting, saya: Al Kitab. Advent: lipat tangan menutup mata, saya: menadahkan tangan.

Intinya, dalam banyak hal saya bertentangan dengan Advent.

Jika Advent seperti itu buruknya menurut saya, mengapa saya sarankan ke anda? Sebab antara gereja sesat dengan gereja palsu itu berbeda sekali. Yang sesat bisa kembali lurus, tapi yang palsu bukanlah apa-apa. Sampai kapanpun yang palsu bukanlah gereja, bukan umat YAHWEH. Tapi Advent sebagaimana anak kandung sekalipun nakal siap diampuni. Secara rombongan atau jemaat, ELOHIM YAHWEH menolak. Tapi secara pribadi masih terbuka lebar;

Wahyu 3:19        Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!

Itu sebabnya saya katakan: "Jangan menjadi orang Advent tapi jangan tinggalkan gereja Advent".

JANGAN MENJADI ORANG ADVENT


Seruan saya: "Bertobatlah selagi masih ada kesempatan".

Ibrani 3:7          Sebab itu, seperti yang dikatakan Roh Kudus: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya,
3:8          janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman pada waktu pencobaan di padang gurun,

Pada hari ini jika tulisan ini anda anggap layak sebagai suara TUHAN; "bertobatlah!"

Keterangan: Saya mengajar bukan sebagai guru yang harus diaminkan, tapi sebagai penginjil yang mengajak anda mengkaji apa yang saya uraikan.

1Tes. 5:21            Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

Hasil gambar untuk gambar 3 malaikat


Minggu, 25 November 2018

APA ITU DIALOG-DISKUSI-DEBAT?

Berbicara dengan orang itu ternyata ada bermacam-macam type atau forumnya. Untuk pembicaraan keagamaan biasanya orang menggunakan forum dialog dan diskusi, namun pada akhirnya mengarah ke perdebatan. Dan perdebatan sering ditabukan karena dinilai terlalu kasar dan penuh emosional. Orang Kristen menganggap perdebatan itu tanpa ROH KUDUS. Padahal Al Kitab, mulai Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, mulai zaman nabi-nabi hingga ke zaman rasul-rasul selalu menggunakan forum perdebatan. Keras lawan keras! Tak pernah ada basa-basi. Sebab kebenaran dengan ketidakbenaran itu tidak bisa dipertemukan, tidak bisa dipersatukan. Tidak ada kompromi. Tidak ada titik temu. Karena itu jangan sekali-sekali melunakkan kebenaran terhadap ketidakbenaran.

Para nabi dan rasul menandai ketegasan kekudusannya dengan mengebaskan debu di kakinya;

Lukas
10:10Tetapi jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu tidak diterima di situ, pergilah ke jalan-jalan raya kota itu dan serukanlah:
10:11Juga debu kotamu yang melekat pada kaki kami, kami kebaskan di depanmu; tetapi ketahuilah ini: Kerajaan Allah sudah dekat.

Perkara ROH KUDUS itu harus ada pada kita, orang Kristen. Orang lain tidak kenal itu ROH KUDUS. Karena itu kita tak perlu menuntut kehadiran ROH KUDUS di forum perdebatan. Orang lain tanpa ROH KUDUS, biarlah. Tapi kita harus bersama ROH KUDUS. Artinya, kita berdebat secara proporsional, secara profesional, berdasarkan kebenarannya. Kita boleh melibatkan emosi tapi jangan sampai menjadi tidak terkendali. Sebab pembicaraan yang tidak melibatkan emosi sama seperti ayam goreng yang nggak dibumbui. Hambar. Pembicaraan yang datar itu kayak robot. Hanya robot yang nggak punya emosi.

Emosi itu pemberian TUHAN juga. Dan semua pemberian TUHAN itu baik asal tepat digunakan. Semua hal tidak boleh ekstrim, tapi harus ada keseimbangannya. Kita bisa mempelajari perdebatan keras antara YESHUA dengan orang-orang Farisi, Saduki dan Ahli-ahli Taurat, rasul Paulus dengan orang-orang Yahudi, dan pekerjaan pembaruan Martin Luther melawan Roma Katolik.

Sekarang saya akan terangkan perbedaan antara dialog, diskusi dan debat. Saya mulai dari yang paling ringan sekali yaitu perkenalan. Perkenalan adalah pembicaraan pembuka antara dua orang yang belum saling mengenal. Di sini sama sekali tak ada pembicaraan yang berkenaan dengan jalan pikiran atau paham.

Dari perkenalan biasanya orang masuk pada obrolan. Obrolan adalah topik yang diangkat atau diketengahkan sebagai pengisi waktu, daripada diam-diaman nggak ada yang diomongkan maka dicari-carilah topik untuk dibicarakan sebagai pengisi perkenalan. Di sini biasanya tidak terjadi perbantahan karena topiknya berkelas ringan, nggak perlu ditanggapi.

Dari obrolan biasanya bisa dilanjutkan ke promosian atau propaganda. Kalau bahasa Kristennya, penginjilan. Kita mencoba menerangkan tentang seperti apa Kristen itu. Dan kita boleh memasang perangkap untuk menimbulkan rasa penasaran lawan bicara kita supaya berinteraksi sebagai tanda bahwa ia memperhatikan omongan kita. Contohnya; TUHAN YESHUA ketika berbicara dengan Nikodemus, membuat kata-kata: "kamu harus dilahirkan lagi". Tentu saja itu merupakan kata-kata yang membuat orang harus mengerutkan keningnya. Sudah tua masak masuk ke rahim ibunya kembali?

Yohanes
3:3Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."
3:4Kata Nikodemus kepada-Nya: "Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?"

Itulah percakapan promosian yang bisa dibuat oleh kita atau oleh lawan bicara kita. Jika misalnya rekan kita itu Muslim dan dia mulai mempromosikan agama Islamnya, kita bisa mengambil posisi sebagai Nikodemus yang mendengar dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan.

Dari percakapan promosian biasanya bisa masuk ke perdebatan. Tapi saya akan terangkan dulu dialog dan diskusi itu yang kayak apa.

Kalau ada 2 orang sedang bermusuhan dan kita ingin menjadi penengahnya, kita pasti berusaha mendinginkan suasana dengan bujukan-bujukan. Bujukan-bujukan sekalipun tidak ada kebenarannya namun bukan berarti penipuan atau kebohongan. Itulah yang dinamakan dialog. Tujuannya bukan untuk kebenaran tapi untuk mendamaikan. Bahwa yang penting kedua orang itu tidak saling bermusuhan, bahkan kalau bisa bersahabat kembali. Masalah-masalah yang terjadi nggak usah dibahas, melainkan dilupakan. Kedua pihak saling memaafkan.

Nah, dialog ini bila diterapkan ke pembicaraan keagamaan; lintas agama, itu masuknya perkenalan agama masing-masing. Di sini sangat dihindari saling menyalahkan agama orang lain, lebih-lebih berbicara keras yang saling menjatuhkan. Jika itu antara Islam dengan Kristen, kaum Islam ingin mengetahui seperti apakah Kristen itu, dan kaum Kristen ingin tahu seperti apa Islam itu. Pembicaraan dijaga dalam posisi damai.

Konsekwensi yang harus terjadi jika dialog agama itu ada, masing-masing agama tidak boleh mengklaim diri sebagai agama yang paling benar, tidak boleh saling menjelekkan. Agama-agama ini harus menyerupai warung PUJASERA - Pusat Jajan Serba ada. Antara penjual martabak dengan penjual roti hidup rukun tidak bersaing karena berbeda jenis makanannya. Suasananya berbeda dengan pasar yang antara penjual beras bersaing dengan sama-sama penjual berasnya. Sederet kios sama-sama diisi oleh pedagang beras yang sama. Akibatnya ya seru, pasti terjadi persaingan ketat di antara para pedagang itu. Jadi, forum dialog itu sama seperti PUJASERA.

Tapi, apakah ELOHIM YAHWEH mau disejajarkan dengan allah-allah yang lainnya?! Di sinilah masalahnya. Sebab TUHAN YAHWEH mau menang sendiri. DIA tidak mau disejajarkan dengan dewa Wishnu, dengan dewa Khong Cu, dengan Buddha Gotama, dengan bunda Maria, bahkan segala macam patung-patung.

Keluaran
20:2"Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.
20:3Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.

Maunya hanya DIA sendirian saja. Karena itu kita tidak mungkin berkompromi dengan agama-agama yang lainnya. Ketika ELOHIM YAHWEH ingin menyiapkan tanah Palestina untuk tempat kediaman bangsa Israel yang dikeluarkan dari Mesir, ELOHIM YAHWEH tidak segan-segan menyuruh pasukan Israel untuk membinasakan suku-suku yang mendiami tanah Palestina itu. Bahkan termasuk perempuan-perempuan dan anak-anak mereka harus dibinasakan supaya jangan sampai di suatu hari kelak mereka menggugat tanah mereka seperti yang terjadi sekarang ini di Israel. Orang-orang Palestina, yaitu orang-orang Filistin yang dibiarkan hidup oleh nabi Yosua, sekarang ini menuntut Israel mengembalikan tanah leluhur mereka. Bangsa Israel harus hengkang dari Palestina sekarang ini.

Ulangan 7:2dan TUHAN, Allahmu, telah menyerahkan mereka kepadamu, sehingga engkau memukul mereka kalah, maka haruslah kamu menumpas mereka sama sekali. Janganlah engkau mengadakan perjanjian dengan mereka dan janganlah engkau mengasihani mereka.

Ulangan
3:6Kita menumpas seluruh penduduknya, seperti yang kita lakukan terhadap Sihon, raja Hesybon, dengan menumpas penduduk setiap kota: laki-laki, perempuan dan anak-anak.
3:7Tetapi segala hewan dan jarahan dari kota-kota itu kita rampas bagi kita sendiri.

PALESTINA

http://bloghakekatku.blogspot.com/2013/12/palestina_6363.html


Jangankan dewa-dewanya. Orang-orangnya yang menjadi penyembahnyapun tak dihargai sama sekali oleh ELOHIM YAHWEH. Semua dianggap angin. Begitu pula dengan sikap ELOHIM YESHUA ketika bangsa Israel dikuasai oleh paham Farisi, Saduki dan Ahli Taurat. ELOHIM YESHUA selalu gusar terhadap mereka, tak pernah berbicara lunak. Bagi ELOHIM YESHUA mereka itu perampok yang merampok umatNYA. ELOHIM YESHUA selalu mengutuk mereka dengan kata-kata: "Celakalah".

Mat. 23:25Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab cawan dan pinggan kamu bersihkan sebelah luarnya, tetapi sebelah dalamnya penuh rampasan dan kerakusan.

Karena itu kita tak mungkin untuk mendialogkan Kekristenan dengan agama apapun. Kita tak bisa mengakui keberadaan agama-agama yang lainnya. Bagaimana dengan diskusi?

Diskusi adalah pembicaraan untuk mencari jalan tengah, mencari keseimbangan antara 2 kelompok. Jika antara Islam dengan Kristen, dibicarakanlah tentang kekurangan dan kelebihan masing-masing agama itu. Kelebihan Islam di mana, kelebihan Kristen di mana? Dalam suatu topik, misalkan topik yang hendak dibahas masalah perkawinan, jika di Islam seperti apa, jika di Kristen seperti apa, itulah yang dibicarakan.

Tapi biasanya baik dialog maupun diskusi sulit dihindarkan untuk tidak masuk ke forum perdebatan, kecuali dimoderasi(ada moderatornya). Dan sayangnya di zaman para nabi dan para rasul belum ada upaya moderasi, yaitu penghalusan perdebatan. Semua perdebatan di Al Kitab berlangsung original, bukan bikinan, bukan dikondisikan. Tanpa bedak dan tanpa lipstik.

Kedua pihak saling mematahkan, itulah debat. Permulaan munculnya ELOHIM YESHUA adalah munculnya nabi Yohanes Pembaptis, yang bertugas merintis jalan bagi pekerjaan ELOHIM YESHUA. Nabi Yohanes Pembaptis memperkenalkan dirinya sebagai orang yang berseru-seru di padang gurun, seorang yang berani menentang kelaliman Farisi, Saduki dan Ahli-ahli Taurat.

Mat. 3:7Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?

Nabi Yohanes Pembaptis sama seperti orang-orang yang berani mengecam pemerintah, tapi yang proporsional, yang memang nyata merupakan kelemahan pemerintah. Itu sebabnya pihak pemerintah bungkam, tak bisa membantah. Dan nabi Yohanes Pembaptis mengumpulkan orang-orang yang mau menerima ajarannya, kemudian dibaptis sebagai tanda dipermandikan, dibersihkan. Kemunculan nabi Yohanes Pembaptis ini mengondisikan adanya fenomena yang lain di Israel, bahwa masakan itu tidak melulu soto ayam saja. Kini ada masakan bakso yang lebih enak. Ada yang berani mengimbangi otoritas Israel, oposisi istilahnya.

Lalu nabi Yohanes Pembaptis, yang nama Ibraninya: Yohanan ha mmatbil, "ha" artinya adalah seorang atau sesuatu, sama seperti pada YESHUA "ha" MASHIA, seorang MESIAS, memperkenalkan YESHUA ha MASHIA, sebagai ANAK YAHWEH, yang kedudukanNYA lebih tinggi dari dirinya.

Mat. 3:11Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Nabi Yohanes Pembaptis saja disegani oleh orang-orang Israel, lebih-lebih Orang yang katanya lebih besar itu. Maka itulah yang menjadi modal bagi YESHUA ha MASHIA untuk mulai melakukan pekerjaanNYA, yaitu mengajar Israel. Sudah dibesarkan oleh nabi Yohanes Pembaptis, masih ditambah dengan mukjizat-mukjizat yang dilakukanNYA, maka semakin seganlah orang-orang Israel.

Mat. 21:46Dan mereka berusaha untuk menangkap Dia, tetapi mereka takut kepada orang banyak, karena orang banyak itu menganggap Dia nabi.

Oleh kebesaranNYA itulah ELOHIM YESHUA ha MASHIA bisa bebas mengecam para lawanNYA dengan kata-kata yang keras(bukan kasar), yang menohok dan yang sekaligus mematahkan dalil-dalil ajaran mereka;

Mat. 23:13Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.
Mat. 23:14(Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.)

Dan merekapun selalu mengamat-amati kegiatan ataupun perkataan-perkataan ELOHIM YESHUA ha MASHIA yang sekiranya bisa dijadikan alasan untuk menangkap dan menghukumNYA;

Mat. 12:10Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya. Mereka bertanya kepada-Nya: "Bolehkah menyembuhkan orang pada hari Sabat?" Maksud mereka ialah supaya dapat mempersalahkan Dia.

Yohanes
8:4Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.
8:5Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?"

Dan rasul Pauluspun tak segan-segan mendamprat imam besar sebagai tembok yang dikapur;

Kis. 23:3Membalas itu Paulus berkata kepadanya: "Allah akan menampar engkau, hai tembok yang dikapur putih-putih! Engkau duduk di sini untuk menghakimi aku menurut hukum Taurat, namun engkau melanggar hukum Taurat oleh perintahmu untuk menampar aku."

Jadi, sebagaimana penyakit kanker ganas yang harus dihantam dengan cara kemoterapi, atau sesuatu yang ganas harus dilawan secara keras, demikianlah ajaran-ajaran yang memalsukan pekerjaan ELOHIM YAHWEH harus dihadapi secara tegas pula. Kalau agamamu itu benar tunjukkan letak kebenarannya di mana? Tapi jika tidak, janganlah kamu lanjutkan menyesatkan orang banyak.

Kita tidak perlu menghancurkan kuil-kuil atau tempat-tempat ibadah. Percuma, membangun tempat ibadah yang baru juga bisa. Kita tidak perlu membunuh lawan-lawan kita. Percuma, dibunuh satu pasti akan bangkit seribu. Itu bukan cara-cara Kristen. Tapi TUHAN menyuruh kita mematahkan ajaran-ajaran yang tidak benar.

Buatlah seorang pemabuk bertobat, maka selamanya dia akan muak melihat minuman keras. Buatlah suku-suku di Indonesia masuk Islam atau Kristen, maka kenyataan membuktikan bahwa Islam dan Kristen berhasil merebut hati ratusan juta orang Hindu. Dan saya yang sejak lahir Kristen Minggu, nyatanya semenjak mengenal Advent, saya menjadi tak mungkin balik ke Minggu lagi. Saya yang tadinya rajin merayakan Natal, kini jangan harap akan merayakannya.

Intinya, kita harus memenangkan perdebatan. Kita harus mematahkan ajaran gereja-gereja yang menghindari dan mengharamkan forum perdebatan. Nyatanya TUHAN mengajari kita untuk berdebat;

Matius 10:16"Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.

TUHAN tidak menyuruh kita menyerupai serigala, tapi kita tetap sebagaimana domba aslinya. Kita domba, ya domba, jangan mengenakan topeng serigala. Kita harus tunjukkan identitas kita secara terang-terangan, tapi yang cerdik dan yang tulus.

Matius
10:17Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya.
10:18Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.

Kalau sampai orang bertindak sekeras itu terhadap kita, itu artinya tindakan kita juga keras terhadap mereka. Kita menimbulkan sakit hati mereka, sama seperti ELOHIM YESHUA ha MASHIA yang terang-terangan mengecam praktek keagamaan Farisi, Saduki dan Ahli-ahli Taurat. Kita tidak boleh lunak memberi tempat kesalahan di wilayah kebenaran.

Apakah kebenaran?

Yoh. 17:17Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

Kebenaran adalah Al Kitab. Di luar Al Kitab bukanlah Firman TUHAN dan bukan kebenaran. Ajaran yang salah harus kita nyatakan salah. Di sini tak ada kompromi. Yang bisa dikompromikan adalah orang yang bersalah. Orang yang bersalah, yang berdosa, yang melanggar hukum YAHWEH, itu masih ada jalan keluarnya, yaitu pengampunan.

Karena itu melanggar Hukum YAHWEH masih lebih baik daripada menolak hukum YAHWEH. Orang Advent yang melanggar kekudusan hari Sabat masih lebih baik daripada orang yang bersikukuh menganggap ibadah Minggu sebagai kebenaran. Hal itu sama seperti orang yang menolak aturan pemerintah Indonesia, dia harus hengkang dari Indonesia. Tapi orang yang melanggar hukum Indonesia, dipenjarakan tapi masih tetap diakui sebagai warga Indonesia.

Matius
10:19Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga.
10:20Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.

Ayat itu dengan jelas bahwa ELOHIM YAHWEH akan meladeni perdebatan. Jika kita tak pandai bicara seperti nabi Musa, ELOHIM YAHWEH akan menyediakan pembicaraan;

Keluaran
4:10Lalu kata Musa kepada TUHAN: "Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulupun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mupun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah."
4:11Tetapi TUHAN berfirman kepadanya: "Siapakah yang membuat lidah manusia, siapakah yang membuat orang bisu atau tuli, membuat orang melihat atau buta; bukankah Aku, yakni TUHAN?
4:12Oleh sebab itu, pergilah, Aku akan menyertai lidahmu dan mengajar engkau, apa yang harus kaukatakan."

Hasil gambar untuk gambar perdebatan