Senin, 20 Mei 2019

SURAT KORINTUS PERTAMA & KEDUA


BAHASA LIDAH ATAU GLOSSOLALIA

SURAT KORINTUS YANG PERTAMA - Pasal 1

SURAT KORINTUS YANG PERTAMA - Pasal 2

SURAT KORINTUS YANG PERTAMA - Pasal 3

SURAT KORINTUS YANG PERTAMA - Pasal 4

SURAT KORINTUS YANG PERTAMA - Pasal 5

SURAT KORINTUS YANG PERTAMA - Pasal 6

SURAT KORINTUS YANG PERTAMA - Pasal 7

SURAT KORINTUS YANG PERTAMA - Pasal 8

SURAT KORINTUS YANG PERTAMA - Pasal 9

SURAT KORINTUS YANG PERTAMA - Pasal 10

SURAT KORINTUS YANG PERTAMA - Pasal 11

SURAT KORINTUS YANG PERTAMA - Pasal 12

SURAT KORINTUS YANG PERTAMA - Pasal 13

SURAT KORINTUS YANG PERTAMA - Pasal 14

SURAT KORINTUS YANG PERTAMA - Pasal 15

SURAT KORINTUS YANG PERTAMA - Pasal 16

SURAT KORINTUS YANG KEDUA - PASAL 1

SURAT KORINTUS YANG KEDUA - PASAL 2

SURAT KORINTUS YANG KEDUA - PASAL 3

SURAT KORINTUS YANG KEDUA - PASAL 4

SURAT KORINTUS YANG KEDUA - PASAL 5

SURAT KORINTUS YANG KEDUA - PASAL 6

SURAT KORINTUS YANG KEDUA - PASAL 7

SURAT KORINTUS YANG KEDUA - PASAL 8

SURAT KORINTUS YANG KEDUA - PASAL 9

SURAT KORINTUS YANG KEDUA - PASAL 10

SURAT KORINTUS YANG KEDUA - PASAL 11

SURAT KORINTUS YANG KEDUA - PASAL 12

SURAT KORINTUS YANG KEDUA - PASAL 13

SURAT KORINTUS YANG KEDUA - PASAL 13

2 KORINTUS PASAL 13:

1. 13:1Ini adalah untuk ketiga kalinya aku datang kepada kamu: Baru dengan keterangan dua atau tiga orang saksi suatu perkara sah.

Kayaknya surat kedua rasul Paulus itu sampai di pasal 12 dan terpisah dengan pasal ke-13 ini. Sebab di situ diterangkan "untuk ketiga kalinya aku datang". Jika kedatangannya secara fisik tidak mungkin dituliskan, melainkan akan berkata-kata secara langsung. Jadi, ini tentang kedatangan secara surat. Di sini rasul Paulus membuka omongan tentang tuduh-menuduh orang supaya jemaat jangan gampang-gampang melontarkan tuduhan atas seseorang tanpa disaksikan sedikitnya oleh 2 orang. Sebab kalau seorang saksi saja bisa jadi itu fitnah, kecuali ada alat buktinya. Itu sebabnya polisi baru mau menetapkan seseorang sebagai tersangka setelah mendapatkan 2 alat bukti.

Kalau tidak memenuhi syarat minimal 2 orang saksi, maka perkara itu harus dibatalkan demi hukum. Misalnya saya menyaksikan si A mencuri, bahwa peristiwa itu benar-benar terjadi, namun jika alat buktinya tidak memadahi, kita harus membebaskan orang itu dari tuduhan mencuri.

2.
13:2Kepada mereka, yang di masa yang lampau berbuat dosa, dan kepada semua orang lain, telah kukatakan terlebih dahulu dan aku akan mengatakannya sekali lagi--sekarang pada waktu aku berjauhan dengan kamu tepat seperti pada waktu kedatanganku kedua kalinya--bahwa aku tidak akan menyayangkan mereka pada waktu aku datang lagi.
13:3Karena kamu ingin suatu bukti, bahwa Kristus berkata-kata dengan perantaraan aku, dan Ia tidak lemah terhadap kamu, melainkan berkuasa di tengah-tengah kamu.

Rupanya ada serangan baru lagi yang meragukan kerasulan Paulus; bahwa Paulus adalah rasul palsu, maka rasul Paulus mengingatkan jemaat di Korintus yang telah menyaksikan berbagai tanda-tanda mujizat di depan mata mereka, sehingga mereka adalah saksi atas kerasulan Paulus.

Tanda-tanda mujizat itu juga yang dipakai oleh rasul Paulus ketika meyakinkan pertobatannya di hadapan kelompok rasul Kefas;

Kisah 15:12Maka diamlah seluruh umat itu, lalu mereka mendengarkan Paulus dan Barnabas menceriterakan segala tanda dan mujizat yang dilakukan Allah dengan perantaraan mereka di tengah-tengah bangsa-bangsa lain.

Tanda-tanda mujizat memang merupakan salah satu tanda pengenal kenabian atau kerasulan;

Kis. 14:3Paulus dan Barnabas tinggal beberapa waktu lamanya di situ. Mereka mengajar dengan berani, karena mereka percaya kepada Tuhan. Dan Tuhan menguatkan berita tentang kasih karunia-Nya dengan mengaruniakan kepada mereka kuasa untuk mengadakan tanda-tanda dan mujizat-mujizat.

3. 13:4Karena sekalipun Ia telah disalibkan oleh karena kelemahan, namun Ia hidup karena kuasa Allah. Memang kami adalah lemah di dalam Dia, tetapi kami akan hidup bersama-sama dengan Dia untuk kamu karena kuasa Allah.

Sekalipun ELOHIM YESHUA mati disalibkan, namun IA dibangkitkan dengan kuasa ELOHIM YAHWEH. Dan dalam nama ELOHIM YESHUA-lah segala tanda-tanda dan mujizat itu terjadi;

Kis. 4:30Ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang, dan adakanlah tanda-tanda dan mujizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus."

4. 13:5Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.

Mengapa rasa percaya mereka terhadap rasul Paulus gonjang-ganjing, pasang-surut? Jangan-jangan mereka tak mempunyai prinsip. Itu harus mereka introspeksi. Jika rasul Paulus tetap, tidak berubah, tapi penilaian mereka berubah-ubah terhadapnya, itu pasti karena kacamata yang ganti-ganti ukuran. Kadang terbaca jelas, tapi ketika ganti kacamata kelihatan kabur tulisannya. Jangan salahkan tulisannya.

Apakah diri kamu sudah sempurna sehingga selalu mencari-cari kesalahan rasul Paulus?

5. 13:6Tetapi aku harap, bahwa kamu tahu, bahwa bukan kami yang tidak tahan uji.

Rasul Paulus berharap jemaat di Korintus menyadari bahwa rasul Paulus tetap seperti dulu. Tak ada perubahan dalam dirinya.

6. 13:7Kami berdoa kepada Allah, agar kamu jangan berbuat jahat bukan supaya kami ternyata tahan uji, melainkan supaya kamu ini boleh berbuat apa yang baik, sekalipun kami sendiri tampaknya tidak tahan uji.

Rasul Paulus berdoa kepada ELOHIM YAHWEH supaya jemaat di Korintus tidak termakan fitnah, bukan seolah-olah rasul Paulus tak ada cacatnya. Tapi alangkah lebih baiknya jika jemaat di Korintus berlaku sabar terhadap rasul Paulus yang mereka anggap brengsek.

Daripada membenci, bukankah lebih terpuji mengasihi?

7. 13:8Karena kami tidak dapat berbuat apa-apa melawan kebenaran; yang dapat kami perbuat ialah untuk kebenaran.

Rasul Paulus tidak mau mempermasalahkan penilaian-penilaian negatif orang terhadapnya. Biarlah waktu yang akan membuktikan apakah rasul Paulus benar atau salah. Yang penting bagi rasul Paulus adalah melanjutkan apa yang dianggapnya benar, yaitu memberitakan Injil. Lebih baik memberitakan Injil daripada memberitakan kesalahan orang.

8. 13:9Sebab kami bersukacita, apabila kami lemah dan kamu kuat. Dan inilah yang kami doakan, yaitu supaya kamu menjadi sempurna.

Jika kesalahan rasul Paulus berarti kebenaran jemaat Korintus, bukankah itu baik? Rasul Paulus rela dipersalahkan asalkan jemaat di Korintus bisa masuk sorga. Jangan sampai seperti Eggi Sudjana yang menjelek-jelekkan Jokowi, namun nyatanya Jokowi tetap presiden sementara dirinya masuk penjara. Kalau anda menuduh saya maling, harusnya anda masuk sorga. Ini harus anda jaga supaya jangan sampai nantinya terbalik; saya yang di sorga anda yang di neraka.

Dan memang untuk maksud kesempurnaan jemaat di Korintus itulah rasul Paulus memberitakan Injil ke sana.

9. 13:10Itulah sebabnya sekali ini aku menulis kepada kamu ketika aku berjauhan dengan kamu, supaya bila aku berada di tengah-tengah kamu, aku tidak terpaksa bertindak keras menurut kuasa yang dianugerahkan Tuhan kepadaku untuk membangun dan bukan untuk meruntuhkan.

Rasul Paulus pikir lebih baik di surat ini dia berkata-kata keras, daripada nanti setelah bertemu langsung rasul Paulus harus marah-marah.

10. 13:11Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah, usahakanlah dirimu supaya sempurna. Terimalah segala nasihatku! Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka Allah, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu!

Sempurnalah supaya ELOHIM YAHWEH menyertaimu.

11. 13:12Berilah salam seorang kepada yang lain dengan cium yang kudus.

"Dengan cium yang kudus", apakah rasul Paulus mengajarkan berciuman? Tentu saja itu bisa bermakna luas, tidak harus secara harafiah. Sebab penanda kasih tidak melulu ciuman, seperti yang dilakukan Yudas Iskariot pada ELOHIM YESHUA ha MASHIA, yang terbukti cium pengkhianatan.

12.
13:13(13-12b) Salam dari semua orang kudus kepada kamu.
13:14(13-13) Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian.

Ayat terakhir sering dijadikan sebagai ayatnya Trinitas, seolah-olah rasul Paulus mengajarkan Trinitas, di mana dalam 1 ayat disebutkan tentang ELOHIM YAHWEH, YESHUA ha MASHIA, dan ROH KUDUS. Padahal itu hanya 1 ayat dari antara puluhan ayat yang rasul Paulus hanya menyebut ELOHIM YAHWEH dengan YESHUA ha MASHIA, tanpa menyebut ROH KUDUS.

Silahkan anda buka ayat awal dan ayat terakhir dalam setiap surat para rasul, baik rasul Paulus, rasul Kefas, rasul Yakobus, rasul Yudas, dan rasul Yohanes. Contohnya;

Roma 1:1Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah.

Roma 16:27bagi Dia, satu-satunya Allah yang penuh hikmat, oleh Yesus Kristus: segala kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.

Yakobus 1:1Salam dari Yakobus, hamba Allah dan Tuhan Yesus Kristus, kepada kedua belas suku di perantauan.

Yudas 1:1Dari Yudas, hamba Yesus Kristus dan saudara Yakobus, kepada mereka, yang terpanggil, yang dikasihi dalam Allah Bapa, dan yang dipelihara untuk Yesus Kristus.

Yudas 1:25Allah yang esa, Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin.

Hasil gambar untuk gambar saksi

Minggu, 19 Mei 2019

SURAT KORINTUS YANG KEDUA - PASAL 12

2 KORINTUS PASAL 12:

1.
12:1Aku harus bermegah, sekalipun memang hal itu tidak ada faedahnya, namun demikian aku hendak memberitakan penglihatan-penglihatan dan penyataan-penyataan yang kuterima dari Tuhan.
12:2Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau--entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya--orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga.
12:3Aku juga tahu tentang orang itu, --entah di dalam tubuh entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya--

Dalam masalah penglihatan-penglihatan, rasul Paulus juga tidak kalah dengan rasul-rasul yang lainnya. Diapun pernah mendapatkan penglihatan tentang dirinya yang diangkat ke sorga, sekalipun dilukiskannya sebagai orang lain.

Penglihatan-penglihatan sorgawi seperti itu memang sangat diperlukan oleh seorang nabi atau rasul yang menanggung beban pekerjaan yang berat, yang karena dimusuhi banyak orang, dihina, dicari-cari kesalahannya, sehingga merasa dirinya seperti sampah yang sendirian dan kesepian, maka ELOHIM YAHWEH pasti akan hadir untuk memberikan kekuatan. Nabi Elia ketika diburu oleh ratu Izebel juga dijumpai ELOHIM YAHWEH;

1Raja-raja
19:9Di sana masuklah ia ke dalam sebuah gua dan bermalam di situ. Maka firman TUHAN datang kepadanya, demikian: "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?"
19:10Jawabnya: "Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup dan mereka ingin mencabut nyawaku."
19:11Lalu firman-Nya: "Keluarlah dan berdiri di atas gunung itu di hadapan TUHAN!" Maka TUHAN lalu! Angin besar dan kuat, yang membelah gunung-gunung dan memecahkan bukit-bukit batu, mendahului TUHAN. Tetapi tidak ada TUHAN dalam angin itu. Dan sesudah angin itu datanglah gempa. Tetapi tidak ada TUHAN dalam gempa itu.

ELOHIM YESHUA ha MASHIA ketika ketakutan menghadapi salib, diberi penglihatan seorang malaikat;

Luk. 22:43Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.

Dan ELOHIM YAHWEH yang Mahapengasih itu bukan saja melayani orang-orang Kristen saja, tapi juga semua manusia ketika sedang berada dalam tekanan atau keputusasaan, seringkali secara tiba-tiba dipecahkan oleh gagasan-gagasan baru yang memberikan pengharapan besar, yang ketika gagasan itu dilaksanakan memberikan hasil yang luarbiasa, Itu jelas dari TUHAN, sebab keputusasaannya menyatakan dari dirinya sendiri sudah menyerah tak mempunyai jalan keluar. Harusnya yang demikian itu diakui sebagai dari TUHAN. Tapi banyak orang yang lalai untuk mengucap syukur atas pertolongan yang demikian itu.

2. 12:4ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan manusia.

Tidak setiap perbuatan ELOHIM YAHWEH boleh diumumkan ke orang banyak. Ada hal-hal yang berlaku sebatas kalangan internal saja. Misalnya, ketika ROH KUDUS melalui rasul Kefas menyatakan bahwa ELOHIM YESHUA itu MESIAS, itu hanya untuk kalangan para murid saja. Mereka dilarang mengumumkannya ke masyarakat Yahudi;

Mat. 16:20Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia Mesias.

Apa sebab? Sebab para rabi Yahudi sedang mencari-cari dan menunggu-nunggu kedatangan Seorang MESIAS yang dijanjikan ELOHIM YAHWEH. Nah, jika mereka menemukan MESIAS, maka Orang itu pasti akan dielu-elukannya dan didaulat sebagai raja yang diharapkan mengembalikan kerajaan Yahudi, sama seperti masyarakat Indonesia yang mengelu-elukan Megawati karena keturunan Soekarno, sang proklamator. Atau masyarakat Jawa yang sedang menunggu-nunggu tergenapinya ramalan Jayabaya tentang Satria Piningit. Padahal misi ELOHIM YESHUA bukan di situ, bukan di kerajaan duniawi. Bisa rusak acaraNYA sebagai MESIAS.

Secara selentingan masyarakat Yahudi mendengar bahwa ELOHIM YESHUA itu MESIAS. Tapi mereka meragukan karena mereka tahu kalau ELOHIM YESHUA itu hanyalah anak tukang kayu; Yusuf. Jadi, mereka pikir tidak mungkin ELOHIM YESHUA itu MESIAS. Namun untuk meyakinkan apakah iya atau bukan itulah mereka meminta suatu tanda dari ELOHIM YESHUA;

Matius
12:38Pada waktu itu berkatalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi kepada Yesus: "Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu."
12:39Tetapi jawab-Nya kepada mereka: "Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.
12:40Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.

Tapi ELOHIM YESHUA tidak mau memberikan tanda untuk masa hidupNYA. Yang DIA berikan adalah tanda kematianNYA, yaitu seperti nabi Yunus di dalam perut ikan 3 hari, demikianlah ELOHIM YESHUA akan berada di kuburNYA selama 3 hari. Dengan demikian jika itu terjadi, mereka sudah terlambat mendaulatNYA sebagai MESIAS, bahkan terbukti mereka telah membunuhNYA.

Itu pula sebabnya ketika ELOHIM YESHUA ditangkap, imam besar masih mempertanyakan apakah benar IA MESIAS?

Mat. 26:63Tetapi Yesus tetap diam. Lalu kata Imam Besar itu kepada-Nya: "Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak."

Seandainya ELOHIM YESHUA bisa meyakinkan bahwa DiriNYA MESIAS, pasti DIA akan dilepaskan dari salib, malah akan dielu-elukan sebagai raja. Tapi ELOHIM YESHUA tidak mau memberikan jawaban jelas, sebab mereka itu sekumpulan orang-orang jahat.

Setelah ELOHIM YESHUA mati dan dikuburkan, mereka teringat akan tanda nabi Yunus itu. Itu sebabnya makamNYA dijaga selama 3 hari;

Matius
27:63dan mereka berkata: "Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit.
27:64Karena itu perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama."
27:65Kata Pilatus kepada mereka: "Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya."

Setelah ELOHIM YESHUA benar-benar bangkit di hari ketiga, sehingga tanda KemesiasanNYA terbukti, ELOHIM YESHUA berusaha menghindari bertemu mereka, kecuali menjumpai para muridNYA saja.

3. 12:5Atas orang itu aku hendak bermegah, tetapi atas diriku sendiri aku tidak akan bermegah, selain atas kelemahan-kelemahanku.

Karena pengangkatan ke sorga itu sebuah penglihatan saja, maka tak bisa dimegahkan ke orang lain. Yang bisa rasul Paulus megahkan adalah kelemahan-kelemahannya sebagaimana yang orang lihat tentang dirinya.

4. 12:6Sebab sekiranya aku hendak bermegah juga, aku bukan orang bodoh lagi, karena aku mengatakan kebenaran. Tetapi aku menahan diriku, supaya jangan ada orang yang menghitungkan kepadaku lebih dari pada yang mereka lihat padaku atau yang mereka dengar dari padaku.

Kalau hal-hal ghaib itu dibesar-besarkan, bisa-bisa rasul Paulus akan dikultuskan orang, didewa-dewakan. Masih lebih aman dianggap orang bodoh daripada dianggap orang pinter.

5. 12:7Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk menggocoh aku, supaya aku jangan meninggikan diri.

Sebelum manusia berada di sorga, yang terbaik adalah tidak sempurna. Sebab kesempurnaan di dunia ini sangat membahayakan keselamatannya, yaitu akan membuatnya sombong dan takabur. Karena itu TUHAN sertakan "duri dalam daging", yaitu kelemahan-kelemahan sebagai penyeimbang dari kelebihan-kelebihannya.

6.
12:8Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku.
12:9Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.
12:10Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.

Itulah sebabnya para nabi dan rasul sebagaimana manusia-manusia lainnya, dibiarkan mengalami jatuh-bangun. Sebab manusia itu seperti balon udara, yang jika diisi udara maunya melambung terus, menjadikannya sombong, berdosa. Hanya balon yang dikempesi saja yang bisa tertahan dan dikendalikan. Atau seperti anjing jika dilepas akan menggigit orang. Karena itu yang aman adalah jika dikerangkeng.

Di sinilah keinginan kita dibedakan. Orang duniawi pasti inginnya disenang-senangkan. Justru ketika kesenangannya dirampas, dia akan berbuat dosa, sama seperti anak kecil yang mainannya dirampas dan disuruh belajar; menangis sedih. Orang rohaniah juga ingin disenang-senangkan. Nggak ada orang yang tidak suka disenangkan. Tapi ketika kesenangannya dirampas, dia tak keberatan sama sekali, sama seperti anak yang rajin belajar, ketika diperintahkan berhenti bermain, dia patuh, tidak marah. Anak yang rajin belajar, mengerti kapan waktunya bermain dan kapan waktunya belajar. Dia tidak cengeng.

7. 12:11Sungguh aku telah menjadi bodoh; tetapi kamu yang memaksa aku. Sebenarnya aku harus kamu puji. Karena meskipun aku tidak berarti sedikitpun, namun di dalam segala hal aku tidak kalah terhadap rasul-rasul yang luar biasa itu.

Memang kehidupan rasul Paulus yang sederhana itu akan dianggap orang sebagai kebodohan. Manusia koq senangnya susah. Aneh, itu.

8.
12:12Segala sesuatu yang membuktikan, bahwa aku adalah seorang rasul, telah dilakukan di tengah-tengah kamu dengan segala kesabaran oleh tanda-tanda, mujizat-mujizat dan kuasa-kuasa.
12:13Sebab dalam hal manakah kamu dikebelakangkan dibandingkan dengan jemaat-jemaat lain, selain dari pada dalam hal ini, yaitu bahwa aku sendiri tidak menjadi suatu beban kepada kamu? Maafkanlah ketidakadilanku ini!

Di sini rasul Paulus membidik akal budi jemaat di Korintus, yang mungkin terlalu kikir dalam persembahan. Sebagai orang Kristen, janganlah terlalu kikir! Kerohaniannya tinggi tapi jiwa sosialnya kurang. Bahkan disindirpun nggak peka.

9. 12:14Sesungguhnya sekarang sudah untuk ketiga kalinya aku siap untuk mengunjungi kamu, dan aku tidak akan merupakan suatu beban bagi kamu. Sebab bukan hartamu yang kucari, melainkan kamu sendiri. Karena bukan anak-anak yang harus mengumpulkan harta untuk orang tuanya, melainkan orang tualah untuk anak-anaknya.

Kalau orangtua mencarikan uang untuk anak-anaknya, itu tanda anak-anaknya masih kecil. Tapi anak yang sudah dewasa, pasti anaklah yang memelihara orangtuanya. Karena itu jemaat di Korintus masih berkelas kanak-kanak. Guru manakah yang mengajar nggak dibayar?

10.
12:15Karena itu aku suka mengorbankan milikku, bahkan mengorbankan diriku untuk kamu. Jadi jika aku sangat mengasihi kamu, masakan aku semakin kurang dikasihi?
12:16Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, tetapi--kamu katakan--dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu dengan tipu daya.
12:17Jadi pernahkah aku mengambil untung dari pada kamu oleh seorang dari antara mereka, yang kuutus kepada kamu?
12:18Memang aku telah meminta Titus untuk pergi dan bersama-sama dengan dia aku mengutus saudara yang lain itu. Adakah Titus mengambil untung dari pada kamu? Tidakkah kami berdua hidup menurut roh yang sama dan tidakkah kami berlaku menurut cara yang sama?

Bukankah kelompok rasul Paulus itu berbeda dari kelompok rasul Kefas, yang kalau datang selalu minta uang?! Tapi kelompok rasul Paulus datang membiayai dirinya sendiri. Entah dari sumbangan jemaat lain ataupun dari pekerjaannya sebagai tukang kemah.

11. 12:19Sudah lama agaknya kamu menyangka, bahwa kami hendak membela diri di depan kamu. Di hadapan Allah dan demi Kristus kami berkata: semua ini, saudara-saudaraku yang kekasih, terjadi untuk membangun iman kamu.

Yah, jika ada pohon yang belum berbuah itu tandanya kurang pupuk. Jemaat di Korintus masih kurang iman. Seumpama pohon rimbun daunnya tapi tak ada buahnya. Tong kosong yang nyaring bunyinya.

12.
12:20Sebab aku kuatir, bahwa apabila aku datang aku mendapati kamu tidak seperti yang kuinginkan dan kamu mendapati aku tidak seperti yang kamu inginkan. Aku kuatir akan adanya perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, fitnah, bisik-bisikan, keangkuhan, dan kerusuhan.
12:21Aku kuatir, bahwa apabila aku datang lagi, Allahku akan merendahkan aku di depan kamu, dan bahwa aku akan berdukacita terhadap banyak orang yang di masa yang lampau berbuat dosa dan belum lagi bertobat dari kecemaran, percabulan dan ketidaksopanan yang mereka lakukan.

Rupanya rasul Paulus masih meragukan kabar dari Titus tentang pertobatan jemaat di Korintus. Apakah benar-benar bertobat atau sebatas lahiriahnya saja?!

Hasil gambar untuk gambar anak sedang mainan

Sabtu, 18 Mei 2019

SURAT KORINTUS YANG KEDUA - PASAL 11

2 KORINTUS PASAL 11:

1.
11:1Alangkah baiknya, jika kamu sabar terhadap kebodohanku yang kecil itu. Memang kamu sabar terhadap aku!
11:2Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.
11:3Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.
11:4Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.

Rasul Paulus memprihatinkan ketika ada orang mengabarkan berita bohong tentang rasul Paulus, mereka mempercayainya begitu saja. Tapi manakala ada orang yang menyampaikan ajaran yang berbeda dari yang rasul Paulus ajarkan mereka menerimanya begitu rupa.

Di zaman ini YESHUA ha MASHIA yang lain itu adalah yang bernama Yunani Yesus dan bergelar: Kristus. Gelar yang benar adalah MESIAS, bukan Kristus;

Ketika YESHUA dilahirkan, orang-orang Majus mempertanyakan:

Mat. 2:4Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.

Apakah YESHUA itu MESIAS, rasul Petrus menjelaskan;

Mat. 16:16Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"

Jadi, yang benar: YESHUA ha MASHIA atau YESHUA MESIAS. Kita harus tolak nama Yunani: Yesus, dan gelar: Kristus, sekalipun itu yang tertulis di dalam Al Kitab. Sebab Al Kitab Perjanjian Baru yang dipakai Lembaga Al Kitab Indonesia(LAI) adalah dari teks bahasa Yunani, bukan dari teks aslinya yang berbahasa Ibrani, sekalipun yang teks Ibrani-nya belum diketemukan. Kita harus paham bahwa bertebarannya teks berbahasa Yunani adalah akibat dari Helenisasi, yaitu "kewajiban" berbahasa Yunani, di zaman kekuasaan kerajaan Yunani.

Yang kedua, YESHUA ha MASHIA yang lain itu adalah bercirikan rambutnya gondrong. Bagi orang Yahudi merupakan pantangan bagi laki-laki untuk berambut panjang, kecuali seorang nazir seperti Simson.

Yang ketiga, YESHUA ha MASHIA yang lain itu adalah Allah Trinitas, Allah yang menjelma menjadi manusia. Al Kitab menerangkan bahwa YESHUA itu ANAK YAHWEH, bukan YAHWEH;

Mat. 16:16Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"

Yang keempat, YESHUA ha MASHIA yang lain itu adalah yang berhari natal 25 Desember. Dan yang kelima, YESHUA ha MASHIA yang lain itu adalah yang ibadahnya pada hari Minggu.

2. 11:5Tetapi menurut pendapatku sedikitpun aku tidak kurang dari pada rasul-rasul yang tak ada taranya itu.

Di sini rasul Paulus secara terang-terangan menunjuk ke rasul Kefas atau Petrus. Rupanya pertentangan antara kelompok 12 rasul dengan kelompok rasul Paulus benar-benar sangat keras oleh sebab perbedaan pengajaran mereka. Rasul Paulus mengajarkan kebebasan dari pengaruh Yahudi, sementara yang 12 rasul masih berusaha menitipkan ciri-ciri Yahudi ke orang-orang Kristen dari bangsa lain yang notabene merupakan binaan rasul Paulus. Bagi kelompok rasul Petrus, ajaran rasul Paulus yang kontroversial itu meragukan.

Tentang hal ini apa yang ELOHIM YESHUA ha MASHIA nyatakan?

Matius
9:16Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya.
9:17Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya."

Jangan sekali-sekali mencampurkan antara ajaran Perjanjian Lama dengan Perjanjian Baru, sebab kedua hal itu memang berbeda dan bertentangan. Dan ELOHIM YESHUA ha MASHIA datang adalah untuk mengakhiri Perjanjian Lama dan memulaikan Perjanjian Baru.

Dari antara bangsa Israel dengan bangsa-bangsa lain, ELOHIM YAHWEH menyebut Israel sebagai umatNYA, sedangkan bangsa-bangsa lain sebagai bukan umatNYA. Namun ELOHIM YAHWEH menjanjikan bahwa mereka yang disebut bukan umatNYA akan disebut pula umatNYA. Jadi, kedua kelompok itu pada akhirnya sama-sama menjadi umatNYA. Tapi tetap saja mereka itu berbeda.

Hosea
1:9Lalu berfirmanlah Ia: "Berilah nama Lo-Ami kepada anak itu, sebab kamu ini bukanlah umat-Ku dan Aku ini bukanlah Allahmu."
1:10Tetapi kelak, jumlah orang Israel akan seperti pasir laut, yang tidak dapat ditakar dan tidak dapat dihitung. Dan di tempat di mana dikatakan kepada mereka: "Kamu ini bukanlah umat-Ku," akan dikatakan kepada mereka: "Anak-anak Allah yang hidup."

Jadi, kedua kelompok itu sekalipun saling berlawanan namun sama-sama benarnya. Ajaran rasul Petrus benar untuk bangsa Yahudi, sedangkan ajaran rasul Paulus benar untuk bangsa non Yahudi.

1. Jikapun tidak disunat tidak apa-apa, apakah orang yang sunat berdosa? Tidak!
2. Jikapun babi dihalalkan, apakah orang yang tidak makan babi berdosa? Tidak!
3. Jikapun makan persembahan berhala tidak apa-apa, apakah yang tidak memakannya berdosa? Tidak!

3.
11:6Jikalau aku kurang paham dalam hal berkata-kata, tidaklah demikian dalam hal pengetahuan; sebab kami telah menyatakannya kepada kamu pada segala waktu dan di dalam segala hal.
11:7Apakah aku berbuat salah, jika aku merendahkan diri untuk meninggikan kamu, karena aku memberitakan Injil Allah kepada kamu dengan cuma-cuma?
11:8Jemaat-jemaat lain telah kurampok dengan menerima tunjangan dari mereka, supaya aku dapat melayani kamu!

Demi melayani jemaat di Korintus, rasul Paulus memintai sumbangan dari jemaat-jemaat yang lainnya.

4. 11:9Dan ketika aku dalam kekurangan di tengah-tengah kamu, aku tidak menyusahkan seorangpun, sebab apa yang kurang padaku, dicukupkan oleh saudara-saudara yang datang dari Makedonia. Dalam segala hal aku menjaga diriku, supaya jangan menjadi beban bagi kamu, dan aku akan tetap berbuat demikian.

Rupanya orang-orang di Makedonia yang banyak menyokong pekerjaan rasul Paulus.

5.
11:10Demi kebenaran Kristus di dalam diriku, aku tegaskan, bahwa kemegahanku itu tidak akan dirintangi oleh siapapun di daerah-daerah Akhaya.
11:11Mengapa tidak? Apakah karena aku tidak mengasihi kamu? Allah mengetahuinya.

Apakah dengan tidak memintai sumbangan dari Korintus berarti rasul Paulus tidak mengasihi mereka? Tentunya tidak. Tapi sebagai pendiri jemaat di Korintus rasul Paulus memahami bahwa mereka belum waktunya untuk dipanen. Sebagai orang kota modern, masalah uang merupakan masalah yang sensitif sekali.

Kalau dengan orang-orang sederhana, rasa pengertiannya tinggi sekali. Tidak usah dimintai mereka sudah mengerti. Tapi dengan orang-orang kaya, ini repot menghadapinya. Kalau kita minta akan dihina, sedangkan kalau nggak minta nyatanya membutuhkan. Masalah uang bisa menjadi batu sandungan bagi pekerjaan penginjilan. Padahal secara Al Kitab itu halal. Bagi orang kaya itu kewajiban, sedangkan bagi penginjil itu hak.

Namanya kewajiban itu tidak usah diminta, tapi harus diingat sendiri. Melupakan kewajiban merupakan kejahatan. Betapa lebih jahatnya ketika ditagih malah menghina yang menagih?! Di sini orang kaya telah terjebak pada 2 kesalahan. Sebaliknya, penginjil yang menagih haknya, bukanlah dosa. Tapi penginjil yang tidak mau menggunakan haknya, seperti rasul Paulus, betapa lebih benarnya lagi?! Jadi, di saat orang kaya tersandung 2 kali, penginjil dibenarkan 2 kali juga.

Itu sebabnya dikatakan;

Matius
19:23Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
19:24Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."

Tak ada kata-kata berkat atau yang positif untuk orang-orang kaya, jika ia seperti orang-orang kaya.

6. 11:12Tetapi apa yang kulakukan, akan tetap kulakukan untuk mencegah mereka yang mencari kesempatan guna menyatakan, bahwa mereka sama dengan kami dalam hal yang dapat dimegahkan.

Rasul Paulus mengambil sikap tetap, yaitu tidak akan menuntut hak-haknya. Itu dijadikannya sebagai suatu kebanggaannya, bahwa ia rasul yang bersih dalam soal keuangan.

7.
11:13Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus.
11:14Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.

Apakah kata-kata keras itu ditujukan untuk rasul Kefas atau Petrus? Iya! Kita tidak usah heran bahwa setiap orang pasti ada jatuh-bangunnya. Lebih-lebih di kelompok 12 rasul kebanyakannya beristri dan beranak yang tentunya mempunyai kebutuhan hidup yang besar, sehingga sekalipun mereka tidak menyimpangkan ajaran, mungkin mereka didesak oleh kebutuhan hidup.

Jika terjadi para rasul tertekan kebutuhan uang, yang bersalah adalah orang-orang kaya. Sebab TUHAN telah membuatkan aturan supaya terjadi keseimbangan, supaya yang kaya tidak berlebih dan supaya yang miskin tidak kekurangan. Aturannya sudah ada. Karena itu jika orang-orang kaya tidak masuk ke dalam aturan itu, maka terjadilah kesenjangan kaya-miskin.

Kebutuhan minimum orang itu sangat gampang dihitungnya. Nah, jika kebutuhan minimum itu tak terpenuhi, kepala siapa yang tidak pusing?! Jika motor tak ada bensinnya, bagaimana bisa berjalan?! Kita harus mencari penyebabnya, dan kedapatanlah penyebabnya adalah orang-orang kaya yang menahan hak-hak fakir-miskin.

Lebih-lebih disebutkan terjadinya bencana kelaparan di zaman Klaudius;

Kisah
11:27Pada waktu itu datanglah beberapa nabi dari Yerusalem ke Antiokhia.
11:28Seorang dari mereka yang bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar. Hal itu terjadi juga pada zaman Klaudius.
11:29Lalu murid-murid memutuskan untuk mengumpulkan suatu sumbangan, sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing dan mengirimkannya kepada saudara-saudara yang diam di Yudea.

Ahli sejarah Yosefus dalam bukunya: Jewish Antiquities, XX, 49-53 [ii, 5]; XX, 101 [v, 2] sebagai ”bala kelaparan yang hebat”, dan terjadi kira-kira pada tahun 46 M.


8. 11:15Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka.

Mungkin rasul Paulus membicarakan rasul Kefas, tapi menjabarkannya secara lebih luas atau maksimal, sehingga tidak lagi menembak rasul Kefas secara khusus.

9. 11:16Kuulangi lagi: jangan hendaknya ada orang yang menganggap aku bodoh. Dan jika kamu juga menganggap demikian, terimalah aku sebagai orang bodoh supaya akupun boleh bermegah sedikit.

Jika rasul Paulus selama ini tak pernah membicarakan hal-hal ini jangan dianggap bodoh. Tapi jika dianggap bodohpun tak apa.

10.
11:17Apa yang aku katakan, aku mengatakannya bukan sebagai seorang yang berkata menurut firman Tuhan, melainkan sebagai seorang bodoh yang berkeyakinan, bahwa ia boleh bermegah.
11:18Karena banyak orang yang bermegah secara duniawi, aku mau bermegah juga.
11:19Sebab kamu suka sabar terhadap orang bodoh, karena kamu begitu bijaksana:
11:20karena kamu sabar, jika orang memperhambakan kamu, jika orang menghisap kamu, jika orang menguasai kamu, jika orang berlaku angkuh terhadap kamu, jika orang menampar kamu.

Rasul Paulus mengharapkan kerohanian jemaat di Korintus bertumbuh, supaya mereka bisa membedakan antara rasul yang mata duitan dengan rasul yang tidak mata duitan. Sebab memang kebodohan demikian ini terjadi hingga sekarang ini. Oleh sebab penampilan keren, gelar seabreg, dan pandainya berkata-kata, banyak jemaat tersihir, tidak merasa dipedayai, tidak merasa dihabisi hartanya oleh pendeta-pendeta palsu.

Yeh. 34:3Kamu menikmati susunya, dari bulunya kamu buat pakaian, yang gemuk kamu sembelih, tetapi domba-domba itu sendiri tidak kamu gembalakan.

Pendeta yang tidak layak diagung-agungkan, tapi orang yang menyampaikan kebenaran tidak dihargai sedikitpun. Ini fakta perkembangan kejahatan di akhir zaman.

11.
11:21Dengan sangat malu aku harus mengakui, bahwa dalam hal semacam itu kami terlalu lemah. Tetapi jika orang-orang lain berani membanggakan sesuatu, maka akupun--aku berkata dalam kebodohan--berani juga!
11:22Apakah mereka orang Ibrani? Aku juga orang Ibrani! Apakah mereka orang Israel? Aku juga orang Israel. Apakah mereka keturunan Abraham? Aku juga keturunan Abraham!
11:23Apakah mereka pelayan Kristus? --aku berkata seperti orang gila--aku lebih lagi! Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut.
11:24Lima kali aku disesah orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan,
11:25tiga kali aku didera, satu kali aku dilempari dengan batu, tiga kali mengalami karam kapal, sehari semalam aku terkatung-katung di tengah laut.
11:26Dalam perjalananku aku sering diancam bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahaya di kota, bahaya di padang gurun, bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu.
11:27Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian,

Kalau mau sombong-sombongan, rasul Pauluspun bisa. Rasul Paulus protes, mengapa dirinya yang bekerja keras tak dihargai sama sekali, sementara orang-orang yang kerjanya ongkang-ongkang kaki dibesar-besarkan?!

Yah, saya juga merasakan pahitnya menjadi penginjil, menikmati ketidakadilan dunia ini. Tapi, ini memang jalan yang harus dilalui oleh orang-orang yang berdiri menegakkan kebenaran. Jika tidak demikian, apa bedanya?! Kita harus berdiri seperti tiang yang diterpa angin dari berbagai jurusan. Harus tetap tegak lurus apapun yang terjadi.

Ada uang maupun nggak ada uang, saya harus tetap memberitakan Injil. Jika saya bisa begitu, Puji TUHAN. Saya justru mengucap syukur jika dalam kekuranganpun saya tetap memberitakan Injil.

12.
11:28dan, dengan tidak menyebut banyak hal lain lagi, urusanku sehari-hari, yaitu untuk memelihara semua jemaat-jemaat.
11:29Jika ada orang merasa lemah, tidakkah aku turut merasa lemah? Jika ada orang tersandung, tidakkah hatiku hancur oleh dukacita?
11:30Jika aku harus bermegah, maka aku akan bermegah atas kelemahanku.
11:31Allah, yaitu Bapa dari Yesus, Tuhan kita, yang terpuji sampai selama-lamanya, tahu, bahwa aku tidak berdusta.
11:32Di Damsyik wali negeri raja Aretas menyuruh mengawal kota orang-orang Damsyik untuk menangkap aku.
11:33Tetapi dalam sebuah keranjang aku diturunkan dari sebuah tingkap ke luar tembok kota dan dengan demikian aku terluput dari tangannya.

Kisah
9:22Akan tetapi Saulus semakin besar pengaruhnya dan ia membingungkan orang-orang Yahudi yang tinggal di Damsyik, karena ia membuktikan, bahwa Yesus adalah Mesias.
9:23Beberapa hari kemudian orang Yahudi merundingkan suatu rencana untuk membunuh Saulus.
9:24Tetapi maksud jahat itu diketahui oleh Saulus. Siang malam orang-orang Yahudi mengawal semua pintu gerbang kota, supaya dapat membunuh dia.
9:25Sungguhpun demikian pada suatu malam murid-muridnya mengambilnya dan menurunkannya dari atas tembok kota dalam sebuah keranjang.
9:26Setibanya di Yerusalem Saulus mencoba menggabungkan diri kepada murid-murid, tetapi semuanya takut kepadanya, karena mereka tidak dapat percaya, bahwa ia juga seorang murid.

Hasil gambar untuk gambar pikul salib


Jumat, 17 Mei 2019

SURAT KORINTUS YANG KEDUA - PASAL 10

2 KORINTUS PASAL 10:

1.
10:1Aku, Paulus, seorang yang tidak berani bila berhadapan muka dengan kamu, tetapi berani terhadap kamu bila berjauhan, aku memperingatkan kamu demi Kristus yang lemah lembut dan ramah.
10:2Aku meminta kepada kamu: jangan kamu memaksa aku untuk menunjukkan keberanianku dari dekat, sebagaimana aku berniat bertindak keras terhadap orang-orang tertentu yang menyangka, bahwa kami hidup secara duniawi.

Rasul Paulus marah jika dibilang beraninya berkata-kata keras kalau melalui surat saja. Tapi kalau berhadapan muka kata-katanya biasa saja.

2.
10:3Memang kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang secara duniawi,
10:4karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng.
10:5Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,

Memang yang paling menjengkelkan adalah berbicara dengan orang duniawi yang menggunakan kacamata duniawinya untuk menilai hal-hal yang rohaniah. Harusnya yang rohaniah menilai yang duniawi, bukan yang rohaniah dinilai oleh yang duniawi. Orangtua menilai anak, bukan anak menilai orangtua. Guru menilai murid bukan murid menilai guru.

Suatu posisi kehormatan itu untuk dihormati. Yang tidak menghormati kedudukan yang harus dihormati namanya kurangajar. Ini adalah didikan keras ELOHIM YAHWEH di zaman Perjanjian Lama. Orangtua, kakak sulung, raja, guru, dan lain-lainnya itu ditempatkan oleh ELOHIM YAHWEH sebagai posisi kehormatan yang tidak boleh dinilai atau dikritisi oleh bawahannya. Yang boleh menilai mereka adalah atasannya, yaitu ELOHIM YAHWEH sendiri. Sama hal dengan di pemerintahan, misalnya presiden. Yang berhak menilai presiden adalah Majelis Permusyawaratan Rakyat(MPR), atau yang berhak menilai anggota DPR itu adalah Mahkamah Kehormatan Dewan(MKD). Tidak boleh orang sembarangan menilai orang-orang yang dalam posisi terhormat.

Hormat itu adalah sikap "takut" yang ditunjukkan oleh bawahan terhadap atasannya. Dari adanya perbedaan derajat antara bawahan dengan atasan saja sudah tidak memungkinkan terjadinya persamaan sebagai teman. Karena itu seorang bawahan tidak memiliki kebebasan bersejajar dengan atasannya. Hormat merupakan garis pembatas dan pemisah antara bawahan terhadap atasannya. Yang tidak ada batasan hormat-menghormat hanya pertemanan saja.

Terlepas dari adanya kesalahan yang diperbuat oleh atasan, selama masih ada "hormat", maka kesalahan atasan itu tak mungkin dipermasalahkannya. Itulah sebabnya banyak karyawan yang bisanya ngomel-ngomel dan curhat dengan sesama karyawannya ketika diperlakukan tidak adil oleh atasannya. Tapi manakala karyawan itu sudah sangat tertindas, maka keberaniannya menjadi mengalahkan hormatnya, sehingga karyawan itu berani memukul bossnya. Rasa hormatnya sudah hilang, ikatan atasan-bawahan dia tiadakan, maka jadilah dia sejajar dengan bossnya.

Jadi, hormat bisa diartikan sebagai penutup kesalahan atasan. Apapun kesalahan atasan, bawahan menutup mata. Sebaliknya, atasan dengan enteng bisa menegur kesalahan bawahannya. Bawahan tidak boleh berbuat salah, atasan boleh berbuat salah. Itulah kehormatan. Sebab jika tidak demikian maka sama-sama jadinya.

Jemaat di Korintus, sebagai jemaat yang dilahirkannya jelas sangat tidak pantas jika menilai-menilai rasul Paulus. Adakah anak pelacur hendak menghakimi ibunya yang pelacur? Tak pantas itu.

Raja Daud memberikan teladan yang baik bagaimana ia sangat menghormati raja Saul disepanjang umur Saul, sekalipun berkali-kali dirinya hendak dibunuh raja Saul. Raja Daud menghormati raja Saul sebagaimana ia menghormati ELOHIM YAHWEH. Dan sikap demikian itu dibenarkan oleh ELOHIM YAHWEH sekalipun posisi raja Saul sudah ditolakNYA.

3. 10:6dan kami siap sedia juga untuk menghukum setiap kedurhakaan, bila ketaatan kamu telah menjadi sempurna.

Jika rasul Paulus bersikap lunak adalah karena jemaat di Korintus masih belum sempurna. Tapi jika jemaat sudah sempurna, maka aturan kesempurnaanlah yang akan dikenakan. Sama hal dengan tata tertib untuk prajurit tidak mungkin akan diterapkan kepada masyarakat umum. Dalam setiap suasana ada tuntutannya sendiri-sendiri.

4. 10:7Tengoklah yang nyata di depan mata kamu! Kalau ada seorang benar-benar yakin, bahwa ia adalah milik Kristus, hendaklah ia berpikir di dalam hatinya, bahwa kami juga adalah milik Kristus sama seperti dia.

Sebagai sesama milik ELOHIM YESHUA janganlah saling menjatuhkan. Tapi saling membangunlah.

5. 10:8Bahkan, jikalau aku agak berlebih-lebihan bermegah atas kuasa, yang dikaruniakan Tuhan kepada kami untuk membangun dan bukan untuk meruntuhkan kamu, maka dalam hal itu aku tidak akan mendapat malu.

Kinerja rasul Paulus jelas bisa dilihat, yaitu membangun jemaat, bukan menjatuhkan jemaat. Rasul Paulus hanya membicarakan perjemaatan, tidak memasuki wilayah kehidupan pribadi jemaatnya. Rasul Paulus mengajarkan Injil bukan menghakimi pribadi per-pribadi. Tapi sayangnya, ada jemaat di Korintus yang menyerang pribadi. Itu tidak benar!

6.
10:9Tetapi aku tidak mau kelihatan seolah-olah aku menakut-nakuti kamu dengan surat-suratku.
10:10Sebab, kata orang, surat-suratnya memang tegas dan keras, tetapi bila berhadapan muka sikapnya lemah dan perkataan-perkataannya tidak berarti.
10:11Tetapi hendaklah orang-orang yang berkata demikian menginsafi, bahwa tindakan kami, bila berhadapan muka, sama seperti perkataan kami dalam surat-surat kami, bila tidak berhadapan muka.
10:12Memang kami tidak berani menggolongkan diri kepada atau membandingkan diri dengan orang-orang tertentu yang memujikan diri sendiri. Mereka mengukur dirinya dengan ukuran mereka sendiri dan membandingkan dirinya dengan diri mereka sendiri. Alangkah bodohnya mereka!

Jangan pernah menjadikan diri sendiri sebagai tolok ukur kebenaran, sebab itu tidak laku, tidak akan dijadikan standart penghakiman ELOHIM YAHWEH. Tapi setiap orang akan dihakimi menurut Al Kitab sebagai standart kebenaran ELOHIM YAHWEH.

7. 10:13Sebaliknya kami tidak mau bermegah melampaui batas, melainkan tetap di dalam batas-batas daerah kerja yang dipatok Allah bagi kami, yang meluas sampai kepada kamu juga.

Rasul Paulus tidak mau mengurusi jemaat yang tak didirikannya. Dan karena jemaat di Korintus ini dia yang mendirikan, maka sudah sepatutnyalah jika ia membicarakan masalah-masalah ini kepada mereka.

8. 10:14Sebab dalam memberitakan Injil Kristus kami telah sampai kepada kamu, sehingga kami tidak melewati batas daerah kerja kami, seolah-olah kami belum sampai kepada kamu.

Jemaat di Korintus bukanlah jemaat yang asing bagi rasul Paulus.

9.
10:15Kami tidak bermegah atas pekerjaan yang dilakukan oleh orang lain di daerah kerja yang tidak dipatok untuk kami. Tetapi kami berharap, bahwa apabila imanmu makin bertumbuh, kami akan mendapat penghormatan lebih besar lagi di antara kamu, jika dibandingkan dengan daerah kerja yang dipatok untuk kami.
10:16Ya, kami hidup, supaya kami dapat memberitakan Injil di daerah-daerah yang lebih jauh dari pada daerah kamu dan tidak bermegah atas hasil-hasil yang dicapai orang lain di daerah kerja yang dipatok untuk mereka.

Tampaknya rasul Paulus menyindir kelompok Apolos yang merasa sok kuasa atas jemaat di Korintus, yang mendiskreditkan rasul Paulus, sebelum Apolos ditegur oleh Priskila dan Akwila;

Kis. 18:26Ia mulai mengajar dengan berani di rumah ibadat. Tetapi setelah Priskila dan Akwila mendengarnya, mereka membawa dia ke rumah mereka dan dengan teliti menjelaskan kepadanya Jalan Allah.

Dan mungkin itu sebabnya rasul Paulus menggantikan posisi Apolos dengan kalangan murid-muridnya sendiri, seperti Titus dan Timotius.

10.
10:17"Tetapi barangsiapa bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan."
10:18Sebab bukan orang yang memuji diri yang tahan uji, melainkan orang yang dipuji Tuhan.

Hasil gambar untuk gambar hormat

Kamis, 16 Mei 2019

SURAT KORINTUS YANG KEDUA - PASAL 9

2 KORINTUS PASAL 9:

1.
9:1Tentang pelayanan kepada orang-orang kudus tidak perlu lagi aku menuliskannya kepada kamu.
9:2Aku telah tahu kerelaan hatimu tentang mana aku megahkan kamu kepada orang-orang Makedonia. Kataku: "Akhaya sudah siap sedia sejak tahun yang lampau." Dan kegiatanmu telah menjadi perangsang bagi banyak orang.
9:3Aku mengutus saudara-saudara itu, agar kemegahan kami dalam hal ini atas kamu jangan ternyata menjadi sia-sia, tetapi supaya kamu benar-benar siap sedia seperti yang telah kukatakan,
9:4supaya, apabila orang-orang Makedonia datang bersama-sama dengan aku, jangan mereka mendapati kamu belum siap sedia, sehingga kami--untuk tidak mengatakan kamu--merasa malu atas keyakinan kami itu.
9:5Sebab itu aku merasa perlu mendorong saudara-saudara itu untuk berangkat mendahului aku, supaya mereka lebih dahulu mengurus pemberian yang telah kamu janjikan sebelumnya, agar nanti tersedia sebagai bukti kemurahan hati kamu dan bukan sebagai pemberian yang dipaksakan.

Rupanya jemaat di Korintus menjanjikan sumbangan untuk Yerusalem, tapi masih belum terealisasi. Karena itu rasul Paulus menyuruh Titus dan beberapa orang ke Korintus supaya jika mereka sudah siap, sumbangan itu bisa dibawa Titus ke Yerusalem. Sebab rasul Paulus bersama orang-orang Makedonia berencana mengunjungi jemaat di Korintus, dan rasul Paulus berharap masalah itu sudah selesai sebelum kedatangannya, supaya jemaat Korintus yang besar itu jangan dipermalukan.

2. 9:6Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.

Orang-orang kaya yang terlampau kikir memang harus diperingatkan dengan tegas, sebab sebagai orang Kristen tidak seharusnya mereka menahan apa yang menjadi hak fakir-miskin. Bagi orang kaya menyumbang itu kewajiban, sedangkan bagi orang miskin merupakan haknya untuk menerima sumbangan. Karena itu merupakan haknya fakir-miskin, maka berhak untuk ditagihkan. Orang kaya yang tidak menyumbang sama seperti tidak membayar pajak ke pemerintah, termasuk kejahatan. Jika menyumbang tidak pantas dengan kekayaannya, maka termasuk penggelapan atau manipulasi.

Mat. 22:21Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."

Beda antara pajak dengan sumbangan, kalau pajak ada ketentuan prosentasenya dari pemerintah, sedangkan sumbangan sifatnya sukarela. Namun demikian jika terhadap pemerintah saja anda membayar 10%, masakan terhadap ELOHIM YAHWEH lebih rendah?

Saya yakin setiap orang pasti memiliki komitmen atau janji di dalam hatinya untuk menyisihkan keuntungannya sekian persen untuk fakir miskin. Namun banyak orang lalai untuk menepatinya. Untunglah jemaat sekarang ini bukan termasuk jemaat yang kudus, tapi jemaat yang najis. Karena jemaat yang najis maka ELOHIM YAHWEH memperlakukannya sebagai jemaat yang najis. Tapi kalau jemaat kudus, maka standart kekudusan yang ELOHIM YAHWEH kenakan. Dan itulah yang terjadi di abad pertama ketika Ananias dan Safira menjanjikan seluruh hasil penjualan tanahnya hendak disumbangkan ke para rasul, tapi ternyata janji itu tak ditepatinya;

Kisah
5:1Ada seorang lain yang bernama Ananias. Ia beserta isterinya Safira menjual sebidang tanah.
5:2Dengan setahu isterinya ia menahan sebagian dari hasil penjualan itu dan sebagian lain dibawa dan diletakkannya di depan kaki rasul-rasul.
5:3Tetapi Petrus berkata: "Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?
5:4Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah."
5:5Ketika mendengar perkataan itu rebahlah Ananias dan putuslah nyawanya. Maka sangatlah ketakutan semua orang yang mendengar hal itu.
5:6Lalu datanglah beberapa orang muda; mereka mengapani mayat itu, mengusungnya ke luar dan pergi menguburnya.
5:7Kira-kira tiga jam kemudian masuklah isteri Ananias, tetapi ia tidak tahu apa yang telah terjadi.
5:8Kata Petrus kepadanya: "Katakanlah kepadaku, dengan harga sekiankah tanah itu kamu jual?" Jawab perempuan itu: "Betul sekian."
5:9Kata Petrus: "Mengapa kamu berdua bersepakat untuk mencobai Roh Tuhan? Lihatlah, orang-orang yang baru mengubur suamimu berdiri di depan pintu dan mereka akan mengusung engkau juga ke luar."
5:10Lalu rebahlah perempuan itu seketika itu juga di depan kaki Petrus dan putuslah nyawanya. Ketika orang-orang muda itu masuk, mereka mendapati dia sudah mati, lalu mereka mengusungnya ke luar dan menguburnya di samping suaminya.
5:11Maka sangat ketakutanlah seluruh jemaat dan semua orang yang mendengar hal itu.

Tentang fakir-miskin ini ELOHIM YESHUA ha MASHIA telah menanggungkan beban ke atas orang-orang kaya;

Mat. 26:11Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu.

Kata ELOHIM YESHUA, sekalipun kamu bukan pengikutKU, sekalipun kamu bukan orang Kristen, kamu mempunyai kewajiban atas orang-orang miskin. Nah, jika sekalipun bukan Kristen saja dikenai kewajiban atas fakir miskin, lebih-lebih lagi jika anda Kristen.

3. 9:7Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.

Kerelaan hati kalau menurut akal sehat adalah kepantasan. Bukan prosentase ukurannya tapi kepantasan. Dan anda akan menikmati sukacita jika telah menunaikan kewajiban dengan sebaik-baiknya. Tapi jika anda tidak jujur maka anda akan dihantui perasaan bersalah. Anda takkan sukacita jika ada kesalahan.

4. 9:8Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.

Jika anda bisa menjadi "bendahara" yang jujur, maka ELOHIM YAHWEH akan memberikan kepercayaan dalam berbagai kebajikan yang lebih besar.

5. 9:9Seperti ada tertulis: "Ia membagi-bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya."

Sebab ELOHIM YAHWEH itu dikenal suka membagi-bagi, suka memberi orang miskin dan kebenaranNYA tetap untuk selama-lamanya. Itulah kebenaran yang sejati, yaitu mengayomi fakir miskin.

Yak. 1:27Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.

6. 9:10Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu;

Anda menaburkan uang jangan berharap menuai uang. Jangan berpikir bahwa anda akan diberi rejeki yang melimpah-limpah. Tidak. ELOHIM YAHWEH tidak akan membalas dengan harta keduniawian, tapi dengan kebenaran. Anda akan dibuat kaya akan kebenaran dan kebajikan. Itulah orang yang dikasihi ELOHIM YAHWEH, bukan ditaburi uang tapi ditaburi dengan kemuliaan. Bagikan uang anda, maka anda akan disebut orang baik.

Matius 19:21Kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku."

Anda akan disebut orang yang sempurna.

7.
9:11kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami.
9:12Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah.

Pemberian itu akan membuat banyak orang mengucap syukur, memuji ELOHIM YAHWEH. Nama ELOHIM YAHWEH dipermuliakan oleh kemurahan hati anda. Tapi kekikiran anda akan membuat orang mengerutkan keningnya: "Kikir begitu koq bilangnya orang Kristen?" Membuat orang tidak bersimpati terhadap Kristen, maka anda termasuk sebagai penghambat pemberitaan Injil;

Rm. 2:24Seperti ada tertulis: "Sebab oleh karena kamulah nama Allah dihujat di antara bangsa-bangsa lain."

Oleh kejahatan bangsa Israel, sehingga nama ELOHIM YAHWEH dihujat orang.

8.
9:13Dan oleh sebab kamu telah tahan uji dalam pelayanan itu, mereka memuliakan Allah karena ketaatan kamu dalam pengakuan akan Injil Kristus dan karena kemurahan hatimu dalam membagikan segala sesuatu dengan mereka dan dengan semua orang,
9:14sedangkan di dalam doa mereka, mereka juga merindukan kamu oleh karena kasih karunia Allah yang melimpah di atas kamu.
9:15Syukur kepada Allah karena karunia-Nya yang tak terkatakan itu!

Orang-orang yang terbantu sudah pasti akan mendoakan positif anda. Anda akan dicintai manusia dan ELOHIM YAHWEH.

Hasil gambar untuk gambar orang murah hati